TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Berpeluang Rebound

Agus Haryanto
16 June 2020 | 09:00
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan hari ini diperkirakan akan mengalami rebound. Penguatan indeks komposit Jakarta ini mengikuti sentimen bursa utama dunia, seperti, Wall Street.

Dalam riset harian di laman samuel.co.id, di Jakarta, menunjukkan, pagi ini Indeks Nikkei dibuka dan diperdagangankan di zona positif 2,78 persen demikian juga Indeks Kospi 2,87 persen. “Penguatan bursa AS semalam serta bursa regional pagi ini, diharapkan mampu membawa IHSG ikut menguat,” sebut rilis.

Semalam bursa Amerika ditutup menguat, seperti, Dow Jones 0,62 persen, S&P 500 0,83 persen dan nasdaq 1,43 persen. Bursa berbalik arah dari awalnya dibuka dan diperdagangkan di zona negatif. Pelaku pasar menyambut baik kebijakan The Fed memperluas pembelian surat utang korporasi yang semula hanya di pasar primer, kini juga dilakukan di pasar sekunder.

Di bursa utama Asia, hingga penutupan perdagangan Senin (15/6/2020) melemah. Seperti, Nikkei 3,5 persen, Hang Seng 2,2 persen, Kospi 4,8 persen dan Shanghai 1,0 persen. Sementara IHSG 1,3 persen ke level 4,816 ditengah net sell asing sebesar Rp 565,9 miliar di pasar reguler. Data neraca perdagangan bulan Mei-20 dicatatkan surplus USD 2.09 miliar, ditengah penurunan ekspor dan impor sebesar 28,95 persen dan 42,2 persen yoy. Namun berita positif ini nampaknya tidak berpengaruh pada IHSG.

“Dari pasar domestik, hari ini akan rilis data penjualan ritel bulan Apr-20 (prev: minus 4,5 persen yoy). Penjualan ritel domestik telah mengalami penurunan 4 bulan berturut-turut semenjak Des-19 dan diproyeksi akan kembali turun pada Apr-20 sebesar turun 11,5 persen yoy. Sementara itu nanti malam juga akan diumumkan data penjualan ritel AS bulan Mei-20 (prev: turun 16,4 persen mom dan 21.6% yoy; cons: positif 8 persen mom).

BACA JUGA:   Hari Ini, IHSG Berpotensi Menguat

Foto: Rendy MR

Previous Post

Dukung KSBB, MRT Jakarta Serahkan 1.181 Paket Sembako

Next Post

IHSG Terbuka Positif sebab Wall Street

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR