TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

RI Kalah Seksi untuk Investasi dari Tiga Negara Tetangga karena Covid

Nurdian Akhmad
23 June 2020 | 16:14
rubrik: Ekonomi
Dicari, Investor Hilir Industri Elektronik

Ilustrasi Investasi untuk pertumbuhan bisnis. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Indonesia bisa kalah dalam menarik bagi investasi asing dibanding tiga negara tetangga ini karena penanganan pandemi virus Covid-19 yang lebih baik. Saat ini, Vietnam, Malaysia, dan Thailand dianggap lebih cermat dalam merespons pandemi Covid-19.

Ekonom PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) Ryan Kiryanto mengatakan, pemerintah harus memiliki banyak cara agar tidak tertinggal jauh dalam peta persaingan ekonomi di Asia Tenggara.

“Kita perlu waspada, karena Vietnam, Malaysia, dan Thailand merupakan saingan kita dalam perdagangan global dan dalam menarik investor asing. Apalagi mereka juga cermat dalam menangani pademi ini,” ujar dia dalam diskusi virtual via Zoom, Selasa (23/6/2020).

Ketiga negara tersebut bisa mewujudkan pemulihan ekonomi yang lebih cepat ketimbang negara lainnya termasuk Indonesia.

Apalagi, per 7 Juni 2020 Vietnam memastikan belum ada kematian akibat Covid-19. Bahkan negeri favorit investor tersebut, mengkonfirmasi 328 orang telah dinyatakan sembuh belum dari 349 pasien positif Covid-19.

Sedangkan, kasus Covid-19 di Indonesia masih terus meningkat. Tercatat per 22 Juni 2020 angka kematian mencapai 2.500 orang, bahkan beberapa hari terakhir terjadi lonjakan penularan Covid-19 hingga 1000 orang per hari.

Jika kondisi ini di biarkan, Ryan menyebut para investor akan lebih memilih untuk berinvestasi di negara bebas Covid-19. Imbasnya Indonesia akan kalah bersaing dari negara kawasan Asia Tenggara lainnya karena belum bisa memerangi pandemi Covid-19.

Meski begitu, dia menganggap desain kebijakan yang diputuskan pemerintah Indonesia telah proporsional dan terarah. Sehingga, penanganan pandemi Covid-19 akan terus membaik.

“Mari kita eksekusi dengan baik dan terus dalam koridor good governance untuk menghindari masalah di kemudian hari, potensi fraud, moral hazard dan sebagainya,” kata Ryan

BACA JUGA:   Defisit APBN Berpotensi Tembus 4%, Perlu Efisiensi Program Prioritas Pemerintah
Tags: investasipandemi Covid-19
Previous Post

Ini Jurus PT AP II Bangkitkan Industri Penerbangan

Next Post

FOTO – Bisnis Tekstil Terdampak Covid-19

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR