Jakarta, TopBusiness – Lembaga pemeringkat efek, PT Pefindo, menegaskan peringkat idAAA untuk PT Bank Permata Tbk (BNLI), setelah efektifnya akuisisi oleh Bangkok Bank Public Company Limited (Bangkok Bank) pada tanggal 20 Mei 2020.
“Pefindo menilai, BNLI adalah core subsidiary dari Bangkok Bank, sehingga kami memiliki ekspektasi kemungkinan besar akan ada dukungan selama ekspansi dan jika terjadi kesulitan keuangan. Pentingnya BNLI bagi induk ditunjukkan dengan kepemilikan mayoritas sebesar 89,1% dan penempatan dewan komisaris,” kata analis, Imelda Rusli dan Putri Amanda Phone, di Jakarta, dalam laman pefindo.com, hari ini.
Pefindo menilai, Bangkok Bank memiliki kapasitas keuangan untuk memberikan dukungan kepada BNLI. Bangkok Bank adalah salah satu leading bank di Thailand dengan presence yang kuat di korporat. Pada 31 Maret 2020 Bangkok Bank memiliki total aset sebesar THB 3.395,3 miliar, total ekuitas sebesar THB 415,3 miliar, dan laba bersih sebesar THB 7,7 miliar secara konsolidasi. Karena keduanya bergerak di industri perbankan, hal ini meningkatkan pentingnya BNLI bagi Induk secara konsolidasi.
Saat yang sama, Pefindo juga menegaskan peringkat idAA+ untuk Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Tahap I/2013. Peringkat untuk Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Tahap II/2014 ditegaskan dengan dengan peringkat idAA, yang berpotensi untuk diwrite down jika non – viability event yang dinyatakan oleh regulator terjadi. Prospek atas peringkat Perusahaan adalah stabil.
Foto: Istimewa
