TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Tekad Petrokimia Gresik di HUT ke-48

Editor
13 July 2020 | 12:05
rubrik: BUMN
Tekad Petrokimia Gresik di HUT ke-48

Jakarta, TopBusiness – PT Petrokimia Gresik memperingati Hari Ulang Tahun atau HUT ke-48. Karenanya, perusahaan berstatus BUMN itu tetap berkomitmen untuk bertransformasi diri. Caranya adalah dengan terus berinovasi melalui penciptaan produk-produk baru dan peningkatan kapasitas pabrik, serta pembangunan pabri baru.

“Melalui momentum hari ulang tahun ini kami bertekad untuk bertransformasi dari single industry firm menjadi related diversified industry dengan meneruskan hilirisasi produk, melalui 3 strategi. Yaitu peningkatan kapasitas, rekonfigurasi pabrik, dan pengembangan produk baru,” kata Direktur Utama, Rahmad Pribadi, saat menjadi Inspektur Upacara HUT Petrokimia Gresik dalam siaran persnya, Jumat (10/7/2020) akhir pekan lalu.

Perseroan melakukan inovasi dalam rangka mengawal ketahanan pangan nasional melalui pengembangan produk baru, yakni Phonska OCA. Produk itu sendiri merupakan gabungan pupuk majemuk antara NPK dengan pupuk organik dalam bentuk cair, serta diperkaya mikroba. “Phonska OCA merupakan produk organik yang diproduksi sepenuhnya dengan 100 persen bahan baku dalam negeri. Sehingga, selain dapat meningkatkan produksi pertanian, juga mampu nmengurangi ketergantungan pada sumber hara impor. Bagi Petrokimia Gresik, peluncuran Phonska OCA merupakan bagian dari program transformasi untuk menandai masa depan baru bagi perusahaan dan pertanian tanah air,” paparn dia.

Tak berhenti di situ saja, perseroan pun melakukan peningkatan kapasitas produksi. Misalnya, dengan melakukan penambahan kapasitas produksi AlF3 menjadi 2 kali lipat atau setara dengan 25.000 ton per tahun. Itu menjadi prioritas, menyusul pabrik AlF3 nantinya akan mengolah limbah yang dihasilkan oleh Pabrik Asam Sulfat menjadi bahan penolong untuk peleburan tembaga. “Dengan peningkatan kapasitas produksi pabrik AlF3 tentu akan mampu meningkatkan revenue perusahaan,” ungkapnya.

Selanjutnya, perseroan berencana membangun Pabrik Soda Ash dengan kapasitas 300.000 ton. Pabrik ini nantinya akan menjadi yang pertama di Indonesia sekaligus penopang penting dalam mendukung tumbuh kembangnya industri kaca dan deterjen dalam negeri. “Melalui program hilirisasi diharapkan Petrokimia Gresik semakin mampu melaksanakan tugas pokok sebagai penopang ketahanan pangan nasional, serta memperkuat industri kimia nasional,” ungkapnya.

BACA JUGA:   PT Barata Bangun PG Berbasiskan Revolusi Industri 4.0

Rahmad menyatakan usia ke-48 tahun ini juga menjadi milestone keberhasilan Petrokimia Gresik memproduksi Methyl Ester Sulfonate (MES), produk baru yang dikembangkan
bekerjasama dengan Surfactant Bioenergy Research Centre Institut Pertanian Bogor (SBRC IPB). MES adalah bio-degradable surfactant yang dapat digunakan di sektor migas untuk meningkatkan produksi lapangan minyak tua melalui teknologi EOR (Enhanced Oil Recovery). “Ini merupakan terobosan penting yang sangat ditunggu dan diharapkan oleh pelaku industri minyak dan gas di Indonesia,” tandas Rahmad.

Dijelaskan, transformasi yang dijalankan Petrokimia Gresik sejak awal tahun 2019 telah berjalan dan sesuai dengan jalurnya (on the track). Transformasi 2019 yang fokus pada perbaikan supply chain ini berhasil mengantarkan Petrokimia Gresik meraup laba bersih sebesar Rp 1,5 triliun atau 129 persen dari target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2019 yang ditetapkan sebesar Rp 1,16 triliun. “Menjaga pertanian sebagai benteng ketahanan pangan nasional menjadi tekad kami. Sektor ini harus tangguh dalam membantu stabilitas ekonomi serta mampu menyediakan makanan sehat bagi masyarakat dalam jumlah yang cukup untuk meningkatkan imunitas tubuh dalam menghadapi pandemi covid-19,” tutup dia.

Sumber foto: KompasTV

Previous Post

Saham BUMN Rajai Top Value

Next Post

Rayakan HUT ke-28, Ini Sederet Keberhasilan BEI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR