TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Generasi Muda, Penggerak Industri Kreatif

Achmad Adhito
30 July 2020 | 13:36
rubrik: Ekonomi
FOTO – Kopi Daong, Sensasi Ngopi di Alam Hutan Pinus

Foto: Rendy MR

Jakarta, TopBusiness—Industri kreatif merupakan sektor yang dinamis, sehingga generasi muda pas menjadi sasaran penggerak industri itu, “Apalagi, Indonesia sedang mengalami bonus demografi,” ungkap Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian RI, Gati Wibawaningsih, dalam keterangan tertulis yang dipublikasikan hari ini.

Berdasarkan data BPS, tercatat jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2019 sebanyak 268 juta jiwa, dan sebanyak 137 juta jiwa adalah penduduk usia produktif.

“Jumlah tersebut menunjukkan bahwa Indonesia memiliki sumber daya manusia produktif yang berusia muda cukup besar,” kata dia.

Gati mengimbuhkan, “Hal ini merupakan modal untuk mendorong tumbuh dan berkembangnya wirausaha baru dalam bidang ekonomi kreatif.”

Kementerian Perindustrian berkomitmen untuk terus mencetak wirausaha muda khususnya di industri kreatif sektor kriya dan fesyen. Upaya ini diwujudkan melalui program Creative Business Incubator yang dilaksankan oleh Bali Creative Industry Center (BCIC) bersama Business Venturing and Development Institute (BVDI) Prasetya Mulya.

“Melalui program tersebut, para pelaku industri kreatif bidang kriya dan fashion akan diberikan pelatihan dan pendampingan untuk mengembangkan bisnis (scalling-up) dengan bentuk kegiatan berupa program kelas pada tahun pertama dan pendampingan di tahun kedua,” kata Gati.

Oleh karena itu, sejak didirikan tahun 2015, BCIC berfungsi sebagai wadah bagi para pelaku industri kreatif kriya dan fashion untuk mengembangkan usaha dalam konsep meet-share-collaborate. “Jadi, para pelaku bisa bertemu, berbagi pengalaman dan ide kreatif sehingga pada akhirnya berkolaborasi untuk menciptakan karya bersama,” imbuhnya.

Keterangan Foto: Industri Kuliner Kafe Kopi

Pewarta Foto: Rendy MR/TopBusiness

BACA JUGA:   Ini Kata Mantan Bos Telkom tentang Bonus Demografi
Tags: bonus demografiindustri kreatif
Previous Post

SMI Siap Bayar Obligasi Rp 4,45 Triliun

Next Post

Gandeng BTN Pacu Sektor Perumahan, SIG Andalkan Dynahome

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR