Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG hingga sesi penutupan perdagangan hari ini di Bursa Efek Indonesia diestimasikan bergerak positif. Pasalnya, bakal terjadi surplus pada neraca perdagangan.
Dalam riset harian samuel sekuritas Indonesia via samuel.co.id, di Jakarta, hari ini, memperlihatkan bahwa semalam bursa Amerika ditutup variatif. Dow Jones negatif 0,3%, S&P 500 positif 0,27% dan Nasdaq 1%. Pelaku pasar masih memantau perkembangan stimulus AS, namun Nasdaq kembali mencetak rekor tertinggi dengan penutupan di level 11,129.73.
Dari Asia, perdagangan Senin (17/8/2020) beberapa bursa utama Asia ditutup variatif. Seperti, Hang Seng bertambah 0,6%, Kospi minus 0,01% dan Shanghai naik 2,3%. Sementara IHSG libur memperingati hari Kemerdekaan. Pada Jumat lalu, menguat 0,16% ke level 5.248 ditengah net sell asing sebesar Rp 335,3 miliar di pasar reguler. Indeks EIDO ditutup naik 0,98% ke level 19,62.
Dari dalam negeri, hari ini akan rilis data ekspor, impor dan neraca perdagangan bulan Juli 2020. Konsensus kembali memperkirakan akan terjadi surplus sebesar USD 0,68 miliar (prev: surplus USD 1,27 miliar). Selain itu pelaku pasar akan mencermati rapat dewan gubenur BI yang akan diadakan, menunggu hasil kebijakan arah suku bunga 7DRR. Dalam 2 hari ini, juga akan rilis laporan keuangan 1H20 bank BUMN terbesar. Seperti, Bank BRI, Bank BNI dan Bank Mandiri, sehingga dapat diperhatikan pergerakan sektor perbankan.
Pagi ini Indeks Nikkei dibuka dan diperdagangankan minus 0,05%, sama halnya dengan Indeks Kospi 0,01%. “Kami proyeksi IHSG pada perdagangan hari ini bergerak flat cenderung menguat,” demikian tersebut.
Foto: Rendy MR
