Jakarta, TopBusiness—PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region II Sumbagsel, meningkatkan pasokan BBM di Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara .
Penguatan itu hingga level 90 hari (tiga bulan), dengan pertimbangan kondisi cuaca serta kondisi alam yang dalam dua pekan terakhir terjadi gempa perairan barat Sumatera, yang berimbas hingga ke wilayah Bengkulu dan Bengkulu Utara. Hal itu dikatakan General Manager Pertamina MOR II Sumbagsel, Asep Wicaksono Hadi, lewat penjelasan tertulis, pada hari ini.
Pengiriman BBM dilakukan pada Sabtu malam (22/8/2020), dengan delapan mobil tangki terdiri dari 60 kl (kilo liter) Premium dan 10 kl Solar. Untuk mencapai ke pulau terluar Indonesia tersebut, mobil tangki bermuatan BBM diangkut menggunakan kapal KMP Pulo Tello selama 12 jam perjalanan.
“Kapal yang dioperasikan oleh ASDP tersebut khusus disewa hanya untuk mengangkut mobil tanki bermuatan BBM,” kata Asep.
Kapal buatan tahun 2006 itu, merupakan satu-satunya kapal yang bisa mengangkut kendaraan besar untuk melayani penyeberangan dari pelabuhan Bengkulu ke pelabuhan Malakoni. Jarak Pulau Enggano ke Ibukota Provinsi Bengkulu sekitar 156 km atau 90 mil laut.
Minggu pagi (23/8/2020), pasokan BBM tiba di Pelabuhan perintis Malakoni. Iring- iringan mobil tangki langsung menuju ke lokasi penyalur BBM satu harga yang dikelola oleh Koperasi Serba Usaha Sejahtera, untuk bongkar muat.
“Kapasitas penyimpanan diperkuat dengan tangki timbun yang disiapkan Pertamina dan juga dikirim dari Bengkulu,” papar Asep.
Foto: Rendy MR/TopBusiness
