TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Berkat Efisiensi, Kinerja SMGR Kian Positif

Busthomi
26 August 2020 | 14:37
rubrik: BUMN, Capital Market
SIG Segera Terapkan Skenario ‘The New Normal’

Jakarta, TopBusiness – Sepanjang semester I-2020, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) atau SIG tercatat membukukan laba sebesar Rp612 miliar. Angka tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 26,3% dibandingkan tahun sebelumnya yakni Rp485 miliar. Hal ini tak lepas karena adanya upaya efisiensi yang dilakukan perseroan.

Direktur Keuangan Semen Indonesia Doddy Sulasmono Diniawan mengatakan, kendati pendapatan menurun sebesar 2%, namun dengan berbagai program efisiensi, beban pokok penjualan dapat menurun lebih besar dibandingkan penurunan pendapatan.

Efisiensi tersebut menghasilkan laba kotor perseroan meningkat 3,2% menjadi Rp4,81 triliun dibanding semester I-2019 sebesar Rp4,67 triliun. EBITDA juga meningkat 9,6% menjadi Rp3,47 triliun dari Rp3,17 triliun pada 2019.

“Beban keuangan mengalami penurunan yang merupakan hasil dari pengelolaan arus kas sehingga perseroan mampu menurunkan jumlah pinjaman sepanjang semester I-2020. Perseroan juga telah melakukan program refinancing pada semester II-2019, sehingga diperoleh tingkat bunga pinjaman yang lebih kompetitif,” ujar Doddy saat paparan publik secara virtual di Jakarta, Rabu (26/8/2020).

Doddy menjelaskan peningkatan kinerja operasional dan keuangan tersebut dicapai melalui berbagai inisiatif strategis, baik cost leadership melalui program transformasi biaya, integrasi berbagai fungsi strategis antar anak usaha, serta sinergi yang dibangun dengan PT Solusi Bangun Indonesia Tbk.

Lebih lanjut Doddy mengatakan tantangan pasar yang semakin kompleks dan wabah Covid-19 mengharuskan emiten berkode SMGR ini melakukan efisiensi  pengelolaan utilisasi produksi, efisiensi penggunaan bahan baku, memastikan pengelolaan proses supply chain yang optimal, serta melakukan pengetatan dan meningkatkan kedisiplinan dalam pengelolaan arus kas.

Sementara itu, Direktur Marketing & Supply Chain Semen Indonesia, Adi Munandir menyampaikan, saat ini industri semen di Indonesia telah mencapai tingkat kompetisi yang cukup tinggi. Total kapasitas produksi semen nasional mencapai 112 juta ton, sementara konsumsi semen nasional di 2019 sebesar 69,8 juta ton terdiri dari konsumsi ritel sebesar 73 persen, dan konsumsi semen curah sebesar 27 persen.

BACA JUGA:   Kinerja Pertamina di Paruh Pertama, Raih Laba Sekitar Rp2,6 T

Kondisi ekonomi dunia pada 2020 sangat terpengaruh oleh pandemi Covid-19 yang menyerang hampir seluruh negara di dunia. Merespons kondisi tersebut, pemerintah telah mengambil kebijakan untuk mengalokasi dan merealokasi tambahan anggaran untuk penanganan pandemi COVID-19 dan program pemulihan ekonomi nasional.

“Pembangunan infrastruktur ikut terdampak dimana sebagian proyek infrastruktur mengalami perlambatan dan penundaan. Hal ini pun mempengaruhi kondisi industri semen dimana pada semester I tahun 2020, konsumsi semen nasional mengalami penurunan sebesar 7,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2019,” ujar Adi.

Untuk itu, Adi mengharapkan agar ekonomi nasional segera pulih. Pihaknya meyakini kondisi ekonomi dapat pulih seiring dengan upaya pemerintah dalam mengatasi wabah COVID-19 dan proyek-proyek strategis nasional akan kembali bergulir.

“Demikian juga dengan sektor swasta yang akan kembali menjalankan ekspansi usahanya. Perseroan akan terus mendukung dan menyukseskan program pemerintah terutama pembangunan infrastruktur,” tutur Adi.

Menurutnya, perseroan juga akan tetap fokus pada penyempurnaan sinergi antarunit dan entitas anak, untuk menciptakan peluang-peluang baru sejalan dengan visi baru perseroan untuk menjadi perusahaan penyediaan solusi bahan bangunan terbesar di regional.

Perseroan meyakini tingkat persaingan di industri semen masih akan tinggi. Namun dengan sinergi yang dijalin, perseroan akan memiliki keunggulan kompetitif yang lebih besar dibandingkan pemain lainnya.

Foto: Istimewa

Tags: kinerja keuangan semester Ilaba bersihsemen indonesiaSMGR
Previous Post

Paska-Diresmikan Tol Sigli-Banda Aceh Gratis

Next Post

HK Sertifikasi SMAP

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR