TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Temuan Menarik, Milenial Tertarik Masuk BUMD

Nurdian Akhmad
27 August 2020 | 14:12
rubrik: Ekonomi
Temuan Menarik, Milenial Tertarik Masuk BUMD

Jakarta, TopBusiness –  Ajang TOP BUMD Awards 2020 diikuti oleh 163 BUMD finalis dari total sekitar 1.149 BUMD di Indonesia. Jumlah itu meningkat 7 persen, dibanding tahun 2019 sebanyak 152 BUMD.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 119 BUMD yang mengikuti proses penilaian secara lengkap, termasuk Wawancara Penjurian, yang telah diselenggarakan secara online, sejak 16 Maret – 8 Juni  2020 secara online.

Ada 8 Profesor dan beberapa doktor diantara 30 Dewan Juri yang juga pakar dan ahli dibidang manajemen Bisnis dan BUMD, yang melakukan penilaian  dalam TOP BUMD Awards ini.

Prof. Dr. Djohermansyah Djohan, MA selaku Ketua Dewan Juri TOP BUMD Awards 2020 , memaparkan bahwa kriteria utama penilaian yang dilakukan oleh Dewan Juri, mengacu pada 3 aspek penting, yakni pertama, aspek Pencapaian Kinerja (atau achievement); kedua, aspek Peningkatan (atau improvement); dan ketiga, aspek  kontribusi (atau contribution) BUMD dalam pembangunan di daerah, yang dilakukan dalam 1-2 tahun terakhir.

“Tentu, tiga kriteria utama tersebut, menjadi dasar penilaian dan penentuan level Bintang 1-5, Penghargaan BUMD, dalam TOP BUMD Awards ini,” ujar Prof Djohermansyah dalam sambutan ajang TOP BUMD Awards yang digelar hari ini, Kamis (27/8/2020) di Golden Ballroom – The Sultan Hotel Jakarta.

Dewan Juri juga menetapkan penghargaan TOP Pembina BUMD 2020. Penghargaan TOP Pembina BUMD diberikan kepada Kepala Daerah (Gubernur, Bupati, Walikota) yang BUMD-nya mendapat penghargaan dalam kegiatan TOP BUMD Awards 2020 ini. Penghargaan ini diberikan karena Dewan Juri menilai, bahwa keberhasilan kinerja BUMD, tentu tidak lepas dari dukungan dan peran Kepala Daerahnya.

Selain itu, Prof Djo, panggilan akrab Ketua Dewan Juri menjelaskan beberapa temuan menarik selama proses penjurian berlangsung, sekaligus rekomendasi yang perlu kita perhatikan bersama.

BACA JUGA:   Rupiah Masih Loyo di Rp16.933, Ini Langkah BI Intervensi Pasar

Pertama, semua BUMD relatif sudah mempersiapkan diri dalam menghadapi dampak Pandemi COVID-19, namun perlu disusun dalam bentuk dokumen Business Continuity (panduan Keberlangsungan Bisnis) di era New Normal. Kedua, Generasi Millenial, mulai tertarik masuk ke BUMD. Lalu yang ketiga, semakin banyak BPR dan BPRS yang concern serta lebih intens dan terukur, untuk melakukan pemberantasan renternir / pelepas uang. Keempat, hampir semua PDAM, concern dalam hal penggunaan Teknologi Informasi, walau Sebagian masih perlu ditingkatan. Kelima, BPD banyak melakukan sinergi dan inovasi produk.

Namun ada beberapa catatan yang masih perlu diperhatikan dan diperbaiki oleh para BUMD dan Pemerintah Daerah. Diantaranya adalah pentingnya Menyusun Dokumen Business Continuity, yang didalamnya terdiri dari hal-hal, seperti: (1) identifikasi perubahan bisinis, (2) identifikasi perubahan perilaku pelanggan, (3) identifikasi perubahan cara transaksi, (4) perumusan Inovasi yang perlu dilakukan, (5) identifikasi perubahan Standard Operation Procedure (SOP), dan (6) Pemanfaatan Peraturan dari Pemerintah yang memudahkan bisnis perusahaan.

Kemudian yang kedua, pentingnya Pemerintah Daerah, untuk mendorong Sinergi BUMD, minimal di wilayahnya, untuk saling memberi manfaat bersama. Ketiga, pentingnya untuk merumuskan kembali, VISI dan MISI perusahaan BUMD. Kemudian, strategi dan kebijakan bisnis, harus diarahkan dan diseleraskan untuk pencapaian VISI MSI-nya.

Sebagian besar BUMD, masih fokus hanya pada pencapaian laba dan setoran Deviden untuk PAD, karena kedua hal tersebut, yang sering menjadi ukuran keberhasilan pengelolaan BUMD, menurut Kepala Daerahnya. Dan yang keempat, fungsi dan peran BUMD, tidak hanya sekedar bermanfaat untuk menambah PAD saja, namun juga dapat berperan untuk mendukung pencapaian KPI / Tupoksi Kepala Daerah.

Ajang penghargaan TOP BUMD Awards 2020 digelar oleh majalah Top Business bersama Institut Otonomi Daerah (i-OTDA) dan Lembaga Kajian Nawacita (LKN), serta beberapa lembaga Tim Penilai, bertempat di Golden Ballroom – The Sultan Hotel Jakarta, Senin, 27 Agustus 2020.

BACA JUGA:   Menperin: Industri Tekstil Berperan Strategis

Kegiatan TOP BUMD Awards ini, diselenggarakan secara berkesinambungan setiap tahun, sejak tahun 2016. Acara penganugerahan TOP BUMD Awards diselenggarakan dengan mengikuti Protokol Kesehatan, dan dihadiri oleh 470 peserta (masih dibawah 50% kapasitas ballroom).

Untuk tahun 2020 ini, tema yang diangkat adalah sebagai berikut: Strategi Keberlangsung Bisnis BUMD di era New Normal.

Previous Post

Inilah BUMD Terbaik di TOP BUMD Awards 2020

Next Post

Antusiasme Peserta Ikut TOP BUMD Awards Meningkat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR