Jakarta, TopBusiness—Covid-19 mendorong pemantauan jarak jauh dan terapi digital ke garis terdepan pengobatan. Untuk itu, Biofourmis memanfaatkan pengobatan digital untuk pasien,dokter, dan peneliti di mana saja.
CEO Biofourmis, Kuldeep Singh Rajput, mengatakan: “Visi kami adalah memanfaatkan pengobatan digital untuk memberdayakan pasien, dokter, dan peneliti di mana saja dengan menyediakan perangkat lunak sebagai perawatan (software-as-a-treatment) untuk pasien dengan kebutuhan klinis yang belum terpenuhi.
Via keterangan tertulis, ia mengatakan bahwa hal itu mulai dari perawatan pasca-akut hingga terapi pengobatan yang optimal.
Ia pun menjelaskan bahwa pihaknya telah mengumumkan selesainya putaran pendanaan Seri C senilai USD 100 Juta. Putaranpendanaan ini dipimpin oleh SoftBank Vision Fund 2. Hal itu dengan partisipasi dari investor-investor yang sudah ada dalam daftar, yaitu EDBI, MassMutual Ventures, Openspace Ventures, dan Sequoia Capital.
Sebelumnya, pada Mei 2019, Biofourmis telah menutup pendanaan Seri B senilai USD 35 Juta.
“Sejak saat itu, perusahaan ini telah berhasil meningkatkan pendapatannya secara signifikan melalui berbagai kemitraan dan pertumbuhan bisnis baru bersama tujuh perusahaan farmasi dan sepuluh sistem kesehatan di seluruh dunia,” ucap Rajput.
“Dengan pendanaan baru ini, kami akan mempercepat ekspansi global kami, memajukan bisnis terapi digital, mengembangkan jalur perawatan tambahan, dan mendorong integrasi lebih jauh dengan sistem kesehatan, rumah sakit, klien dan mitra penelitian klinis dan farmasi kami.”
Foto: Istimewa
