Jakarta, TopBusiness – Laju nilai tukar rupiah terhadap dollar AS (USD) diproyeksi akan berbalik melemah dari perdagangan hari sebelumnya yang masih di zona positif. Kondisi itu merespon karena masih banyaknya kasus penambahan covid-19 di beberapa negara.
Mengutip Bloomberg pagi ini, rupiah dibuka stagnan di posisi Rp14.700 per USD atau sama dari level penutupan Senin kemarin. Namun kemudian pergerakan rupiah terus melemeh hingga ke tangga Rp14.760 per USD hingga pukul 10.00 WIB. Angka tersebut sama dengan depresiasi 60 poin atau 0,41%.
Menurut Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra, dirinya memprediksi pergerakan rupiah pada Selasa ini akan berbalik melemah terhadap dolar AS.
Hal ini karena dipicu oleh penguatan dolar AS yang tajam terhadap mata uang yang lebih berisiko, seperti rupiah, bisa berlanjut pagi ini di pasar Asia.
Disebut Ariston, penguatan dolar AS ini menyusul pelemahan indeks saham global kemarin karena berbagai kekhawatiran seperti mengenai kemungkinan lockdown kembali di beberapa negara. Pasalnya, kenaikan kasus di beberapa negara Eropa dan paket stimulus fiskal AS yang masih tidak keluar untuk menopang pemulihan ekonomi di AS menjadi sentiment negatif.
“Rupiah berpotensi berbalik melemah hari ini dengan potensi ke posisi di rentang Rp 14.650 hingga Rp 14.850,” tegas Ariston dalam riset hariannya, Selasa (22/9/2020).
Untuk kasus positif COVID-19 di Indonesia sendiri pada Senin (21/9/2020) kemarin bertambah 4.176 kasus. Penambahan tersebut memecahkan rekor sebelumnya yang berjumlah 4.168.
Berdasarkan data dari Satgas Penanganan COVID-19, total kumulatif kasus positif Corona di Indonesia hari ini berjumlah 248.852. Data ini diperbarui setiap hari dengan cut off data pukul 12.00 WIB.
Adapun jumlah pasien sembuh dari COVID-19 hari ini juga bertambah menjadi 180.797. Sedangkan pasien yang meninggal bertambah menjadi 9.677.
Sementara laju rupiah kemarin, berdasarkan data Bloomberg, berada di level Rp 14.700 per dolar AS. Level itu menguat dibanding pergerakan Jumat pekan sebelumnya di posisi Rp 14.735 per dolar AS.
Sementara, Berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, rupiah pada Jumat pekan kemarin berada di level Rp 14.723 per dolar AS. Posisi itu menguat dibandingkan pada Jumat pekan sebelumnya yang berada di level Rp 14.735 per dolar AS.
Foto: Istimewa
