Jakarta, TopBusiness—Pemerintah Indonesia telah menyelesaikan penerbitan obligasi bruto tahunan sebesar 63% atau setara dengan Rp957,4 triliun pada pertengahan September2020. Dua pertiga dari nilai tersebut, yaitu Rp588 triliun, melalui obligasi konvensional, Rp270 triliun melalui surat berharga syariah.
“Dan 10% melalui penjualan langsung ke bank sentral. Itu berarti bank sentral Indonesia melakukan pembelian langsung sekitar seperempat dari kewajiban selama setahun,” kata ekonom dari DBS Group Research, Radika Rao, dalam keterangan tertulisnya, pada hari ini.
Dijelaskannya, obligasi senilai Rp573,6 triliun diperkirakan diterbitkan pada sisa tahun ini, dengan rincian lelang obligasi senilai Rp249,6 triliun, penjualan langsung ke bank sentral senilai Rp298,5 triliun, dan sisanya melalui penawaran obligasi ritel.
“Itu menunjukkan bahwa bank sentral akan menuntaskan sebagian besar kesertaannya dalam tiga bulan terakhir tahun ini,” kata dia.
Sumber Foto: Bank Indonesia
