Jakarta, TopBusiness – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksi masih akan terpapar pelemahan lanjutan seperti perdagangan kemarin. Untuk itu, di tengah pelemahan tersebut, investor mesti selektif dalam memilih saham-saham dalam perdagangan hari ini.
Menurut analis pasar modal dari Binaartha Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, pada perdagangan kemarin IHSG ditutup melemah sebesar 0.19% di level 4870.04. Dan untuk hari ini, secara teknikal, berdasarkan indikator, MACD, Stochastic dan RSI telah menunjukkan sinyal negatif.
“Hal sama juga ketika melihat pola three black crows candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi pelemahan lanjutan pada pergerakan IHSG,” terang Nafan di Jakarta, Kamis (1/10/2020).
Dengan kondisi tersebut, Nafan memproyeksi laju Indeks pada perdagangan hari ini. Menurutnya, rasio fibonacci, support dan resistance akan berada pada level 4778.71 hingga 4975.54.
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.
– BBNI, dengan daily (4440). Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120, sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area 4350 – 4440, dengan target harga di level 4650, 5350, 6025 dan 6675. Support: 4350 & 4125.
– BEST, dengan daily (169). Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20, sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area 163 – 169, dengan target harga secara bertahap di level 179, 190, 198 dan 234. Support: 163 & 148.
– BSDE, dengan daily (740). Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 20, MA 60 maupun MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 730 – 740, dengan target harga secara bertahap di level 780, 815, 905, 990 dan 1120. Support: 730, 705 & 680.
– GGRM, dengan daily (40050). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 40000 – 40100, dengan target harga secara bertahap di level 41600, 44600, 48700 dan 66125. Support: 38725.
– LPCK, dengan daily (765). Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 750 – 765, dengan target harga secara bertahap di level 810, 865, 905 dan 1080. Support: 730 & 655.
– PTBA, dengan daily (1970). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1940 – 1970, dengan target harga secara bertahap di level 2010, 2250, 2490 dan 2730. Support: 1880 & 1770.
Foto: Rendy MR (TopBusiness)
