TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Jelang MEA 2015, Indonesia Kekurangan Insinyur

Nurdian Akhmad
4 June 2015 | 15:53
rubrik: Ekonomi

JAKARTA-businessnews.id: Untuk memenuhi kebutuhan insinyur, Kantor Menko Perekonomian bekerjasama dengan asosiasi profesi perekayasaan (sarjana teknik) jelang Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015.

Langkah ini, menurut Asisten Deputi Urusan Ketenakerjaan Kantor Menko Perekonomian, Johnson Tampubolon, demi memenuhi kebutuhan insinyur di dalam negeri. “(Kita) kekurangan insinyur, (jumlahnya) sangat kecil. Kita sudah rapat koordinasi untuk solusinya,” kata Johnson di Jakarta, Kamis (04/6/2015).

Selain itu, rapat koordinasi akan menentukan percepatan pemberian sertifikasi. Program (sertifikasi) akan menentukan tingkat kompetensi dan pengakuan tenaga kerja khususnya pada sektor kerekayasaan. Beberapa lembaga profesi seperti Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), Ikatan Konsultan Indonesia, Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKI) dan lain sebagainya merespons program Kantor Menko.

“PII, IAI mengakui adanya kekurangan. Tapi kami harus kejar kuantitas (jumlah lulusan fakultas teknik) parallel dengan kualitas. Sehingga kami percepat program sertifikasi, termasuk di daerah,” katanya.

Pemerintah, siap atau tidak siap harus terus fokus pada pembangunan infrastruktur fisik. Beberapa kawasan perbatasan sangat rentan dengan ketimpangan fasilitas berbagai kegiatan perdagangan. Misalkan dry port (pelabuhan kering), pelabuhan dan lain sebagainya sangat dibutuhkan wilayah perbatasan Entikong (Kalimantan Barat) dengan Malaysia. “Sehingga kita fokus pada infrastruktur, dan buka lapangan pekerjaan di bidang rekayasa. Kita masih ada waktu. [endi)

BACA JUGA:   Kementerian PUPR Targetkan Tambahan 16 Ruas Jalan Tol Baru Tuntas hingga Akhir 2022
Previous Post

Harga Minyak Dunia Kembali Turun

Next Post

BPPT Gelar Technopreneurship Camp 2015

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR