Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan Kamis (15/10/2020) ini diprakirakan masih melanjutkan peningkatan poin. Pasalnya, beragam sentimen positif mewarnai perdagangan.
Riset harian Samuel Sekuritas Indonesia melalui samuel.co.id, di Jakarta, menjelaskan bahwa pasar saham Amerika ditutup melemah. DJIA turun 0,58% ke level 28.514, diikuti S&P500 0,66% dan Nasdaq 0,8%. Treasury Secretary AS, Stevene Mnuchin, menyatakan bahwa target untuk meloloskan stimulus sebelum pemilu presiden akan cukup sulit. Hal tersebut akibat masih belum ada titik tengah antara angka yang diajukan Partai Demokrat dan Republik.
Indeks EIDO positif 1,2% dan IHSG Rabu ditutup 0,85% menjadi 5.176 dengan penopang saham BBRI, TLKM dan BBCA. Net buy asing pada pasar regular mencapai Rp 61,6 miliar. Saham dengan nilai net buy asing tertinggi di pasar reguler dicetak BBNI (Rp 127,5 miliar), BBRI (Rp 107,9 miliar), dan BBCA (Rp 79,5 miliar). Sementara net sell asing dicetak TOWR (Rp 72,6 miliar), UNTR (Rp 55,9 miliar), dan MIKA (Rp 24,7 miliar). Sepanjang minggu ini (Senin-Rabu), IHSG menguat 2,41%, disertai net sell asing Rp 121 miliar pada pasar regular.
Kasus baru Covid-19, Rabu, diumumkan naik menjadi 4.127 kasus (Selasa: 3.906) dengan tingkat kesembuhan lebih rendah yaitu 4.555 (Selasa: 4.777) dan kematian 129 kasus (Selasa: 92). Total kasus Covid-19 Indonesia telah mencapai 344.749 kasus dengan rasio kasus ditutup sebesar 81,2% per 14 Okt 2020 (13 Okt 2020: 80,8%).
Rilis juga memperlihatkan, hari ini akan ada rilis data trade balance Indonesia per Sep-20 yang menurut consensus akan surplus USD 2,08 miliar atau lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang surplus USD 2,3 miliar. Ekspor diperkirakan akan turun 7,5% (Aug-20 -8.4%) dengan impor 25,0% (Aug-20 minus 24,2%).
Selain rilis data ekonomi, berita pembentukan holding baterai listrik dari Kementerian BUMN turut mendorong kenaikan emiten metal mining serta beberapa bank BUMN seiring ditandatanganinya pembentukan bank syariah. “Kami memperkirakan IHSG hari ini berpotensi melanjutkan penguatan seiring kuatnya sentimen positif dari domestik,” demikian tersebut.
Foto: Rendy MR
