Jakarta, TopBusiness – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksi akan berbalik ke jalur penguatan usai melemah di akhir pekan lalu. Hal ini tak lepas dari masih adanya sentiment positif yang bisa menjadi katalis Indeks.
Menurut analis pasar modal dari Binaartha Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, IHSG ditutup terkoreksi tipis 0.03% di level 5103.41 pada perdagangan Jumat, 16 Oktober 2020 lalu. Dan berdasarkan indikator, MACD dan RSI telah menunjukkan sinyal positif. Namun, Stochastic telah membentuk pola dead cross di area overbought.
“Meskipun demikian, terlihat juga pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG, sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekatnya,” demikian disebutkan Nafan dalam daily analisisnya di Jakarta, Senin (19/10/2020).
Dengan kondisi tersebut, dirinya memproyeksi, untuk level support maupun resistance berada pada rentang posisi 5023.89 hingga 5187.28
Untuk itu, berikut sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.
– DOID, dengan daily (256). Terlihat pola tweezer top candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan harga saham. “Partial Sell” pada area level 256 – 260, dengan target harga di level 244. Resistance: 262.
– INKP, dengan daily (8575). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 8475 – 8575, dengan target harga secara bertahap di level 8900, 9500 dan 10275. Support: 8475 & 8025.
– KLBF, dengan daily (1550). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top canyang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1540 – 1550, dengan target harga secara bertahap di level 1595 dan 1850. Support: 1535 & 1460.
– TKIM, dengan daily (6100). Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 6000 – 6100, dengan target harga secara bertahap di level 6300, 6525 and 7425. Support: 5600.
– TOWR, dengan daily (1025). Terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan saham. “Akumulasi Beli” pada area level 1015 – 1025, dengan target harga secara bertahap di level 1035, 1055, 1085, 1155 and 1220. Support: 1015 & 1000. Support: 1015 & 1000.
Foto: Rendy MR (TopBusiness)
