TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Selama Pandemi, AP II Hemat Rp 1,8 Triliun

Nurdian Akhmad
22 October 2020 | 07:38
rubrik: Business Info
Antisipasi Antrian Panjang, Ini Langkah Baru AP II

Ilustrasi mudik lebaran di Banadar Soekarno Hatta, di bawah kelolaan InJourney Group. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness  – Selama sembilan bulan menghadapi Covid-19, PT Angkasa Pura II (Persero) melakukan strategi penyesuaian untuk tetap menjaga konektivitas udara Indonesia.

Pandemi Covid-19 ini diakui PT Angkasa Pura sangat memberikan tekanan pada sektor pariwisata dan pendukungnya, termasuk penerbangan.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin menyebutkan, sejak adanya Covid-19 penerbangan rute internasional pada Januari hingga Februari mulai melemah. Kemudian pada Maret, rute domestik ikut terdampak.

Menurutnya, sekitar sembilan bulan Angkasa Pura II bergerak dinamis dan menetapkan strategi agar dapat beradaptasi menghadapi Covid-19.

Awaluddin menjelaskan, setidaknya ada tiga fokus area untuk beradaptasi di tengah Covid-19 yaitu operasional, pelayanan dan bisnis. Dalam operasional, Angkasa Pura II melakukan penghematan sebesar Rp 1,8 triliun selama sembilan bulan terakhir ini

Penghematan ini bisa dilakukan, lanjut Awaluddin, karena fasilitas yang digunakan di bandara disesuaikan dengan pergerakan penumpang sehingga penetapan pola operasional dapat efisien.

“Kami juga menetapkan empat pola operasional, yaitu normal operation, slow down operation I dan minimum Operation II,” ujar Awaluddin dalam keterangannya, Kamis (22/10/2020).

Terkait  pelayanan penumpang di 19 bandara Angkasa Pura II, Awaluddin mengungkapkan, bersama stakeholder menetapkan SOP untuk penanganan Covid-19 dan protokol kesehatan dari Kementerian kesehatan dan Gugus Tugas Covid-19.

“Memasuki kuartal II 2020 kami telah menerapkan fasilitas dan pelayanan sesuai kondisi Covid-19 seperti berfokus pada physical distancing, health screening, touchless processing, people protection, dan facility cleanliness and sanitizing,” ujar Awaluddin.

Fasilitas dan pelayanan ini menurut Awaluddin, untuk mewujudkan bandara yang aman, nyaman dan sehat agar masyarakat tidak ragu menggunakan transportasi udara guna mendukung aktivitas.

“Kombinasi dari protokol kesehatan, SOP fasilitas dan pelayanan, serta kolaborasi ini membuat kepercayaan masyarakat meningkat,” kata Awaluddin,

BACA JUGA:   SKK Migas Terus Dorong Penindakan Illegal Drilling

“Hal ini ditandai dengan meroketnya jumlah penumpang pesawat di 19 bandara pada kuartal II sebanyak 1,56 juta orang, lalu meningkat pada kuartal III meningkat 247 persen menjadi 5,42 juta orang,” lanjutnya.

Bisnis

Kemudian dari segi bisnis, Awaluddin menjelaskan, Angkasa Pura II menjalankan strategi Business Survival Initiatives yang terdiri dari tiga program yaitu cost leadership, capex disbursement dan cash flow management.

“Program itu diterapkan dalam bisnis aeronautika dan non-aeronautika,” ujar Awaluddin.

Fokus bisnis aeronautika di tengah pandemi, lanjut Awaluddin, adalah optimalisasi slot time penerbangan di bandara, pengaktifan kembali rute dan peningkatan frekuensi penerbangan.

“Melalui fokus ini juga, sekarang utilisasi kapasitas penerbangan di bandara AP II dapat mencapai sekitar 45 persen,” ucap Awaluddin.

Kemudian ia juga menjelaskan, fokus utama bisnis non-aeronautika adalah menjaga tenant komersial dapat tetap membuka layanan di terminal melalui berbagai program customer retention dan berbagai bisnis yang anak usaha.

“Kontribusi bisnis non-aeronautika banyak berasal dari anak usaha seperti PT Angkasa Pura Solusi, PT Angkasa Pura Kargo, PT Angkasa Pura Propertindo, PT Angkasa Pura Aviasi dan PT Gapura Angkasa,” kata Awaluddin.

Tags: bandaraPT Angkasa Pura II
Previous Post

Peruri Salurkan Bantuan Bina Lingkungan Rp 652 Juta

Next Post

IHSG Diproyeksikan Flat, sebab Minim Sentimen Positif

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR