Jakarta, TopBusiness—Saham perusahaan konstruksi, Surya Semesta Internusa, direkomendasikan dibeli intensif, oleh analis saham dari Samuel Sekuritas Indonesia, William Mamudi. Dalam riset harian pagi ini, dia mengatakan bahwa saham Surya Semesta (Kode: SSIA), kemarin ditutup seharga Rp 505 per lembar.
Investor perlu mengantisipasi momentum bullish lanjutan, setelah saham SSIA melewati level resisten (prediksi titik kenaikan tertinggi) di Rp 480. Dalam hal ini, level resisten berikutnya yang potensial adalah di Rp 650 sampai Rp 680.
Di samping itu, Mamudi menyarankan investor membeli saham Bekasi Fajar Industrial Estate (BEST). Kemarin sore berakhir di harga Rp 184, saham tersebut berpotensi bullish, walau intensitas gerakan tersebut diperkirakan pada level minimalis. “Untuk target resisten pada saham BEST, perhatikan level Rp 195 sampai Rp 202,” kata dia.
Lalu untuk IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan), dia menganalisis bahwa indeks tersebut—kemarin ditutup di 5902—masih akan berlanjut dalam bias sideways (kondisi di mana tren naik atau sebaliknya, sama kuat).
“Hal ini terjadi di tengah sentimen penggerak pasar yang terbilang minimalis.”
Dia menyebut bahwa level support minor (prediksi titik terendah) IHSG, adalah pada level 5050.
Pewarta Foto: Rendy MR/TopBusiness
