TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Stimulus Penerbangan Disambut Positif Pengelola Bandara

Nurdian Akhmad
23 October 2020 | 09:03
rubrik: Business Info
Garuda Disarankan Terbitkan Saham Baru

Foto: istimewa

Jakarta,TopBusiness  – Stimulus yang diberikan langsung kepada penumpang pesawat oleh pemerintah melalui penghapusan sementara tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) atau Passenger Service Charge (PSC) disambut positif pengelola bandara.  

Direktur Utama PT Angkasa Pura (AP) II (Persero) Muhammad Awaluddin mengharapkan dengan adanya stimulus tersebut dapat meningkatkan jumlah penumpang.

“Stimulus ini tentunya sangat positif karena meringankan masyarakat terkait dengan harga tiket,” kata Awaluddin dalam pernyataan tertulis yang diterima, Jumat (23/10/2020).

Awaluddin menilai, insentif PSC tersebut dapat mendorong maskapai untuk kembali membuka atau menambah layanan rute domestik. Selanjutnya, kata dia, maskapai juga dapat menambah frekuensi terbang pada rute eksisting sehingga bandara dapat meningkatkan utilisasi slot time penerbangan.

“Dampaknya yang diharapkan dari insentif ini juga adalah meningkatnya pergerakan penumpang di bandara meningkat dan naiknya tingkat keterisian penumpang di pesawat,” jelas Awaluddin.

Saat ini, AP II mencatat sepanjang Januari-September 2020, jumlah total pergerakan penumpang di 19 bandara AP II untuk rute internasional dan domestik mencapai 27,30 juta orang. Pada periode yang sama, jumlah penumpang yang berangkat pada penerbangan rute domestik di lima bandara dalam skema insentif PSC yakni Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Kualanamu, Silangit, dan Banyuwangi sebanyak 7,40 juta orang atau mencapai 68 persen dari total penumpang yang hanya berangkat di rute domestik di 19 bandara.

Khusus di Bandara Soekarno-Hatta, lanjut dia, jumlah penumpang yang berangkat di rute domestik mencapai 5,51 juta orang. Angka tersebut menunjukan sekitar 75 persen dari total penumpang berangkat di lima bandara tersebut.

“Data ini menandakan bahwa lima bandara yang termasuk di dalam skema insentif PSC memiliki kontribusi cukup signifikan dalam lalu lintas penerbangan di 19 bandara AP II,” tutur Awaluddin.

BACA JUGA:   Siapkan Rp500 Miliar, LOPI bakal Kembangkan Pelabuhan Benoa dan Bandara YIA

Dia memastikan, AP II akan berkoordinasi dengan maskapai agar program stimulus ini dapat dimanfaatkan dengan baik. Khususnya juga dalam upaya meningkatkan utilisasi penerbangan.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan untuk memberikan stimulus pelayanan jasa penumpang pesawat udara (PJP2U) atau passenger service charge (PSC) yang masuk dalam komponen harga tiket pesawat dibayar penumpang.

“Insentif ini diberikan kepada penumpang. Setiap penumpang tidak akan dibebani PSC, ini akan dikeluarkan dari komponen biaya tiket,” kata Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto dalam konferensi pers virtual, Kamis (22/10).

Novie mengatakan, total insentif transportasi kepariwisataan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2020 yang diberikan sekitar Rp 216,5 miliar. Dari total tersebut terbagi sekitar Rp 175 miliar untuk PJP2U dan sekitar Rp 40,8 miliar untuk kalibrasi fasilitas penerbangan.

“Stimulus PJPU ini berlaku di 13 bandara dan hanya untuk penerbangan domestik,” tutur Novie.

Semua bandara tersebut yakni Bandar Udara Internasional Soekarno – Hatta, Tangerang (CGK), Hang Nadim, Batam (BTH), Kualanamu, Deliserdang (KNO), I Gusti Ngurah Rai, Denpasar (DPS), Yogyakarta Internasional, Kulon Progo (YIA), dan Halim Perdanakusuma, Jakarta (HLP). Begitu juga di Bandara Internasional Lombok, Praya (LOP), Jenderal Ahmad Yani, Semarang (SRG), Sam Ratulangi, Manado (MDC), Komodo, Labuan Bajo (LBJ),  Silangit (DTB), Blimbingsari, Banyuwangi (BWX), dan Adi Sucipto, Yogyakarta (JOG).

Tags: ap IIPT Angkasa Pura IIstimulus penerbangan
Previous Post

Saham Konstruksi Ini Potensi Terus Naik

Next Post

Indeks Komposit Jakarta Terdongkrak 20,97 Poin

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR