Jakarta, TopBusiness—Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia, Mitra Piranti, menjelaskan melalui keterbukaan informasi untuk investor atau pun otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI), bahwa pihaknya akan menggelar RUPSLB (rapat umum pemegang saham luar biasa).
Keterbukaan informasi tertanggal kemarin sore, menjelaskan bahwa RUPSLB itu direncanakan berlangsung pada 20 November 2020. “Satu agenda di rapat tersebut adalah peningkatan modal Garuda Indonesia,” kata Mitra.
Dijelaskannya bahwa peningkatan modal tersebut, berkaitan dengan pelaksanaan penerbitan obligasi wajib konversi senilai Rp 8,5 triliun. Itu melalui mekanisme penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD).
“Nilai maksimal dari obligasi itu adalah Rp 8,5 triliun,” Mitra menjelaskan.
Dengan obligasi tersebut, akan ada peningkatan modal dasar, modal disetor, dan modal ditempatkan, pada Garuda Indonesia.
Sumber Foto: Istimewa
