Jakarta-Thebusinessnews. Besarnya potensi pasar industri otomotif tanah air membuat investor asing tergiur menanamkan modal di Indonesia. Sayangnya banyak diantaranya hanya menjadikan sebagai pasar saja dan tidak berproduksi di dalam Negeri .
Fenomena itu disampaikan Presiden Direktur PT Garuda Metalindo TBk ( BOLT ), Hendra Wijaya , “ mereka hanya seperti distrubutor saja dengan hanya membangun gudang disini, padahal ijin melakukan investasi memproduksi onderdil kendaraan bermotor seperti Mur dan baut, “ Keluh dia di Jakarta, Selasa,7 Juli 2015.
Ia berharap pemerintah melakukan penertiban kepada investor asing tersebut. Sebab jika hanya melakukan kegiatan distribusi saja maka tenaga kerja yang diserap tidak terlalu banyak. “ Berbeda jika mereka benar benar melakukan produksi disini maka akan bayak menyerap tenagah kerja paling hanya 2 persen dari tenaga kerja kami . “ papar dia.
Sementara dampak lainnya, juga berimbas pada pengusaan pasar BOLT dimana saat ini pangsa pasarnya untuk mur dan baut kendaraan bermotor roda dua tergerus menjadi 68 persen- hingga 72 persen . dan untuk kendaraan bermotor roda empat hanya sebesar 10 persen. “Kompetitor datang dari luar hanya menbangun logistik saja namum tidak melakukan investasi fasilitas padahal mereka diundang oleh pemerintah, “ ujar dia.
Namum pihaknya terus berusaha untuk tidak sampai kalah bersaing dengan produk tersebut dengan meningkatkan kualitas, efesiensi biaya dan pengiriman prima akan dapat tetap berdaya saing. (AZ).