Jakarta-Thebusinessnews. Seiringnya menurunnya penjualan kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat. Ikut mengerus kinerja produsen mur dan baut. Seperti mendera kinerja Semester I 2015 PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT ) yang mengalami penurun 15 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
“ Penjualan kami terkontraksi 15 persen akibat industri otomotif mengalami penuruna juga sehingga tidak mungkin naik sendiri, “ terang Direktur PT Garuda Metalindo Tbk, Erwin Wijaya, di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI ), Jakarta, Selasa, 07 Juli 2015.
Namum ia berharap penurunan tersebut dapat tertutupi dengan peningkatan penjualan pada semester II 2015. Hal itu didukung oleh kebijakan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan yag menurunankan uang muka kendaraan bermotor. “ kami harap kebijakan itu dapat mendongkrak penjualan kendaraan bermotor. “ harap dia.
Sebelumnya, Kepala Departemen Pengawas Industri keuangan non bank (IKNB) IA Yusman menyatakan melalui paket peraturan tersebut, OJK menurunkan besaran uang muka pembiayaan kendaraan bermotor bagi Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan Pembiayaan Syariah dan Unit Usaha Syariah (UUS) Perusahaan Pembiayaan. “ Angkanya mulai dari 5% s.d. 10%. “ ujarnya
Sementara untuk perbankan bank indonesia telah menurukan LTV ( Loan To Value) perhitungan uang muka turun sebesar 10 persen dari angka 70 persen. (AZ)