Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Jumat (27/11/2020) diproyeksikan masih positif.
Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia via samuel.co.id, di Jakarta, memperlihatkan bahwa perdagangan harga minyak brent ditutup melemah semalam, 1,67% ke level USD 47,78 per barel, namun masih dalam tren kenaikan pasca rilis penghitungan Biden dan tingkat keberhasilan vaksin Pfizer yang cukup tinggi. Harga minyak brent saat ini telah menyentuh level tertingginya sejak April. Sebaliknya, harga emas (Comex) dalam tren menurun saat ini diperdagangkan di level USD 1.808,50/troy oz.
Realisasi PEN hingga 18 November tercatat Rp 409 triliun dari total anggaran Rp 695, atau mencapai 58,8%. Saat ini tersisa kurang dari dua bulan untuk pemerintah merealisasikan sisa anggaran tersebut. Di sisi lain, pemerintah telah mengalokasikan anggaran PEN untuk 2021 sebesar Rp 356,5 triliun, dengan salah satu fokusnya yaitu vaksinasi.
Pemerintah dikabarkan tengah merancang perubahan peran Bank Indonesia (BI), yang tercantum pada RUU Omnibus Law Sistem Keuangan, diantaranya, dalam rangka penanganan krisis, diperbolehkannya BI untuk membeli Surat Berharga Negara (SBN) di pasar perdana dan memberi akses pendanaan kepada korporasi/swasta dengan repo SBN yang dimiliki korporasi melalui perbankan.
Arus masuknya investor asing kembali terjadi pada perdagangan kemarin, dengan net buy sebesar Rp 601 miliar, dengan net buy tertinggi mingguan diraih BBRI, TLKM, dan BMRI. “Sementara, kami melihat IHSG dapat melanjutkan positif pada akhir pekan ini,” demikian tertulis.
Foto: Rendy MR
