TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Harapan Menko Perekonomian terhadap Industri Hulu Migas

Albarsyah
3 December 2020 | 10:31
rubrik: Ekonomi
Harapan Menko Perekonomian terhadap Industri Hulu Migas

Jakarta, TopBusiness – Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto berharap sektor industri hulu migas jadi pendongkrak Pemulihan Perekonomian Nasional (PEN) dari keterpurukan pandemi, serta menurunnya investasi pada sektor ini.

“Pandemi Covid-19 yang sedang melanda dunia telah menyebabkan pembatasan-pembatasan gerak manusia yang berdampak pada ekonomi, namun demikian pemerintah menilai kita telah berhasil melewati titik terendah dalam perekonomiannya. Dan ini tercermin dalam pertumbuhan ekonomi yang terkontraksi 3,49, namun secara year on year triwulan yang terkontraksi dibandingkan triwulan kedua yang sebesar minus 5,32, berada dalam trend positif. Oleh karena itu kondisi tersebut sejalan dengan perbaikan ekonomi global yang terlihat di triwulan ketiga 2020”, jelas Airlangga, di acara 2020 International convention Indonesia upstream oil and gas, pada Kamis (3 /12) yang diselenggarakan secara virtual.

Dengan adanya kenaikan per kuartal sebesar 5% menunjukan bahwa kebijakan pemerintah juga responsif dan adaptif terhadap perkembangan dan kemudian di kuartal keempat konsumsi tumbuh sama besarnya dengan kuartal ketiga. Oleh karena itu perbaikan kondisi ekonomi di triwulan ketiga tidak lepas dari berbagai kebijakan pemerintah yang dilakukan secara intensif. Dalam upaya penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional intervensi pemerintah dalam penanganan kesehatan telah mendorong kepercayaan yang kemudian berhasil menggerakan komsumsi masyarakat dan investasi swasta.

Indikasi perbaikan juga terjadi pada indikator ekonomi seperti PMA, indeks keyakinan konsumen, indeks penjualan retail dan surplus neraca perdagangan. Indikasi pemulihan ekonimi juga menurut pengeluaran menunjukan perbaikan jika dibandingkan dengan triwulan kedua. Sebagai bagian dari pemulihan ekonomi nasional kita telah melakukan tranformasi struktural melalui undang-undang 11 tentang Ciptakerja dan ini diperlukan untuk transformasi ekonomi, meningkatkan daya saing dan produktifitas. “Tentu kita berharap kita dapat keluar dari midle income traffic. Undang-undang ini diharapkan pertumbuhan ekonomi dapat terjadi secara eksponensial dan terutama tentu setelah dampak pandemi Covid bisa termitigasi”, tegasnya.

Dia menegaskan, pertumbuhan ekonomi yang secacra eksponensial membutuhkan energi yang tumbuh. Secara eksponensial juga dan dengan trend yang ada, diharapkan energi baru dan terbarukan dapat tumbuh dari data rencana umum energi nasional sektor migas tetap perlu tumbuh lebih dari 2 kali lipat. “Pemerintah sadar betul industri hulumigas memegang peranan strategis untuk mendukung program pertumbuhan ekonomi, namun bukan hanya sebagai sumber penerimaan namun juga sebagai lokomotif pergerakan perekonomian”, ujarnya.

BACA JUGA:   1.000 Pemimpin Bisnis Mancanegara Siap Hadiri IES 2025

“Industri migas setiap tahun berinvestasi sebesar USD 10 milliar dengan faktor multiplier effect yang bisa mencapai 1,6 kali dengan penyerapan tenaga kerja yang cukup tinggi. Sebagai sumber energi dan bahan baku industri migas memegang peranan penting dalam mendukung pengembangan industri di Indonesia”, tegas Menko Perekonomian.

Dia memberikan apresiasi keberhasilan ini dalam mengaplikasikan Perpres 40 tahun 2016 yang membuat industri berbahan baku gas menjadi lebih kompetitif, sehingga untuk memaksimalkan potensi sumberdaya alam pemerintah mendengarkan masukan dan mendukung dengan kebijakan ekonomi yang diperlukan.

Airlangga berharap kegiatan IOG ini  dapat menghasilkan solusi bagi kepentingan kita semua agar target pemulihan ekonomi dapat tercapai, semoga usaha yang kita lakukan  dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat, bangsa, negara dan dunia.

Previous Post

Indeks Komposit Jakarta Positif 0,33 Persen

Next Post

BNI Syariah Luncurkan Hasanah Debit Prioritas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR