Jakarta, TopBusiness—Tim Manajemen LPKR (Lippo Karawaci) yang baru, terus meraih pencapaian baru yang telah ditetapkan sebagai bagian dari agenda transformasi perusahaan.
“Penjualan Lippo Mall Puri adalah suatu inisiatif kunci dari tim manajemen baru, yang akan menghasilkan pendapatan sebesar Rp3,5 triliun dari penjualan Lippo Mall Puri,” papar Bret Ginesky, Head of Investor Relations Lippo Karawaci, dalam keterbukaan informasi untuk otoritas Bursa Efek Indonesia atau pun investor bursa saham tersebut, pagi ini.
Dikatakannya, penjualan tersebut membantu kontribusi pendanaan bagi penyelesaian proyek-proyek berjalan, serta peluncuran pengembangan rumah tapak terjangkau, di masa mendatang.
Di antara inisiatif-inisiatif kunci yang telah diambil oleh tim manajemen dalam kurun waktu kurang dari dua tahun terakhir adalah penuntasan hampir seluruh proyek lampau, peningkatan neraca keuangan melalui rights issue dan bonds refinancing, serta penguatan fungsi manajemen dan tata kelola.
“Di samping itu, bisnis properti telah mulai pulih dengan penjualan yang meningkat yaitu lebih dari Rp2,5 triliun pada tahun 2020, dan dengan target sebesar Rp3,5 triliun di tahun 2021,” kata Ginesky.
Mayoritas Unitholders Lippo Malls Indonesia Retail Trust (LMIR Trust) telah memberikan dukungannya terhadap akuisisi Lippo Mall Puri dari LPKR, melalui transaksi yang nilainya mencapai Rp3,5 triliun.
Hal ini merupakan pencapaian penting baik bagi LPKR dan LMIRT, di mana LPKR mempunyai kepemilikan sebesar 32%. “Dana kas yang didapatkan Lippo Karawaci dari transaksi ini akan memberikan perseroan fleksibilitas keuangan tambahan dalam mencapai proyeksi pertumbuhannya.”
Sumber Ilustrasi: Istimewa
