Jakarta, TopBusiness – Di tengah pandemi Covid-19 yang masih belum mereda, pasar modal Indonesia menghadapi kondisi yang cukup menantang. Hal ini sangat disadari oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) selaku Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian.
Untuk itu, KSEI pun terus berbenah diri agar layanan transaksi di pasar modal terus optimal. Termasuk memperkuat kualitas digitalnya. Mak dari itu, bertepatan dengan perayaan hari jadi yang ke-23 KSEI yang mengangkat tema ‘Agility in The New Normal’, pihaknya berharap terus membangun rencana strategis sesuai dengan kondisi pasar yang semakin dinamis dan terus berubah.
Direktur Utama KSEI Uriep Budhi Prasetyo mengatakan, sebagai upaya untuk mendukung industri pasar modal Indonesia, pihaknya telah sukses melakukan beberapa pengembangan yang berhasil dilakukan KSEI. “Terutama terkait dengan teknologi digital, sehingga dapat mendukung beberapa kegiatan di pasar modal Indonesia secara online,” ungkap dia dalam acara media gathering yang digelar secara virtual, di Jakarta, Rabu (23/12/2020).
Tercatat selama 2020, kata dia, telah terdapat penambahahan 1 Bank Administrator Rekening Dana Nasabah (RDN) yang bekerjasama dengan KSEI, sehingga total terdapat 17 bank yang dapat mendukung pembukaan RDN dalam berinvestasi di pasar modal.
“Adapun jumlah perusahaan efek yang dapat mendukung program Simplifikasi Pembukaan Rekening sepanjang tahun 2020 juga bertambah 8 perusahaan, sehingga secara total terdapat 19 Perusahaan Efek yang dapat mendukung proses pembukaan rekening secara online,” tegasnya.
Pengembangan platform digital lainnya juga direalisasikan KSEI yakni melalui pengembangan eASY.KSEI sebagai platform e-Proxy sejak April 2020. Direktur KSEI Syafruddin menyampaikan, sepanjang tahun 2020, eASY.KSEI telah memberikan kemudahan bagi para pihak yang terlibat pada penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), di antaranya Emiten, Biro Administrasi Efek, Partisipan KSEI, sampai dengan Investor.
“eASY.KSEI telah digunakan oleh 642 emiten dimana dari jumlah tersebut, 633 emiten telah berhasil menggunakan eASY.KSEI untuk penyelenggaraan RUPS. eASY.KSEI telah mendukung penyelenggaraan total 979 RUPS, baik RUPS-Tahunan maupun RUPS-Luar Biasa dengan total 12.134 investor yang menghadiri RUPS,” jelas dia di tempat yang sama.
“Dari jumlah kehadiran tersebut, 76% di antaranya yakni 9.209 investor telah hadir melalui kuasa elektronik yang disampaikan melalui eASY.KSEI. Angka 76% ini pencapaian yang bagus,” lanjut Syafruddin.
Dalam waktu dekat, ditambahkan dia, platform eASY.KSEI juga akan dilengkapi dengan fasilitas e-Voting. “Dengan platform ini, memungkinkan investor pasar modal untuk dapat melakukan voting secara elektronik serta menyaksikan jalannya RUPS melalui fasilitas live streaming pada eASY.KSEI,” tandas Syafruddin.
FOTO: Istimewa
