Jakarta, TopBusiness – Pergerakan Indekh Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksi masih akan melanjutkan penguatannya, meski sudah mulai masuh zona jenuh beli (overbought). Untuk itu, para pelaku pasar diminta untuk selektif dalam mengincar saham.
Menurut analis pasar modal dari Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama, pada perdagangan kemarin, IHSG berhasil ditutup menguat signifikan 1.44% di level 6065.68. Dan pada perdagangan hari ini, berdasarkan indikator, MACD masih menunjukkan sinyal positif, meskipun telah menunjukkan pola dead cross-nya.
Sementara itu, Stochastic maupun RSI juga sebenarnya mulai bergerak ke atas menuju ke area overbought. Namun begitu, di sisi lain, masih terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation pada pergerakan IHSG. “Sehingga, tetap masih berpeluang menuju ke resistance terdekatnya,” kata Nafan dalam Binaartha Technical Research, di Jakarta, Jumat (8/1/2021).
Dengan kondisi tersebut, kata Nafan, berdasarkan rasio fobonacci, untuk level support maupun resistance IHSG diproyeksi akan berada pada kisaran 6009.10 hingga 6248.67.
Berikut, sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor di perdagangan hari ini:
– ASII, dengan daily (6075). RoE: 9.43%; PER: 13.14x; EPS: 462.19; PBV: 1.24x; Beta: 1.43. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 5950 – 6100, dengan target harga secara bertahap di level 6325, 6525 dan 6800. Support: 5850.
– ASRI, dengan daily (254). RoE: -14.17%; PER: -3.85x; EPS: -66.51; PBV: 0.55x; Beta: 2.27. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat beberapa pola spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 250 – 254, dengan target harga secara bertahap di level 264, 286 dan 308. Support: 246 & 242.
– ELSA, dengan daily (388). RoE: 6.69%; PER: 11.36x; EPS: 34.16; PBV: 0.76x; Beta: 1.85. Pergerakan harga mulai mengalami breakout dan terlihat pola long white opening marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi penguatan. “Akumulasi Beli” pada area level 368 – 388, dengan target harga secara bertahap di level 422 dan 452. Support: 362 & 332.
– HMSP, dengan daily (1480). RoE: 30.33%; PER: 18.68; EPS: 79.23; PBV: 5.67x; Beta: 1.14. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish matching low candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 1460 – 1480, dengan target harga secara bertahap di level 1510, 1580, 1645, 1900, 2160, 2420 dan 2550. Support: 1385.
– HOKI, dengan daily (1090). RoE: 5.85%; PER: 68.64x; EPS: 15.88; PBV: 3.99x; Beta: 0.49. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 1060 – 1090, dengan target harga secara bertahap di level 1160, 1270 dan 1385. Support: 1050 & 935.
– INDF, dengan daily (6775). RoE: 6.57%; PER: 12.49x; EPS: 568.57; PBV: 0.82x; Beta: 0.71. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish inside bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 6700 – 6800, dengan target harga secara bertahap di level 7100, 7325, 7500 and 8275. Support: 6450.
– KLBF, dengan daily (1485). RoE: 14.68%; PER: 25.50x; EPS: 57.64; PBV: 3.74x; Beta: 0.77. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 1460 – 1490, dengan target harga secara bertahap di level 1535, 1595 dan 1850. Support: 1460 & 1340.
FOTO: Rendy MR (TopBusiness)
