Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Kamis (28/01/2021) beragam sentimen akan warnai transaksi hari ini.
Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia melalui samuel.co.id, di Jakarta, hari ini, menyebutkan bahwa bank sentral Amerika, The Fed mempertahankan tingkat suku bunga di tingkat 0,25% (sebelumnya: 0,25%; kontra: 0,25%) dan melanjutkan program pengunduran dengan setidaknya USD 120 miliar per bulan.
Ketua The Fed, Jerome Powel juga mengungkapkan ekspektasi investor akan adanya tapering The Fed masih terlalu dini. Powel turut menyinggung terdorongnya harga aset saat ini bukan disebabkan kebijakan moneter, kebijakan fiskal dan ekspektasi vaksin.
Perdagangan pasar saham AS semalam terkoreksi dalam di tengah rilisnya kinerja keuangan 4Q20 emiten, dipimpin oleh Nasdaq 2,61%, S&P 500 2,57%, dan Dow Jones 2,05%. Yield 10Y Treasury AS saat ini berada di level 1,013%, lanjutkan penurunan dalam tiga hari terakhir.
Presiden RI Joko Widodo, baru saja melantik lima Dewan Pengawas Lembaga Pengelola Investasi (LPI; SWF), yang di antaranya, terdapat Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri BUMN Erick Thohir. Jokowi menuturkan, target peraihan dana LPI dalam dua bulan mendatang mencapai USD 20 miliar. Saat ini dikabarkan terdapat beberapa calon investor asing untuk LPI, antara lain, International Development Finance Corporation (AS), Japan Bank for International Cooperation, Abu Dhabi Investment Authority, Caisse de dépôt et placement du Québec (Kanada), dan lainnya.
Untuk modal awal, Menko Perekonomian Airlangga Komitmen LPI akan mengantongi Rp 75 triliun, dengan setoran pemerintah Rp 15 triliun dan dipenuhi melalui inbreng saham BUMN.
Foto: Rendy MR
