Jakarta, TopBusiness – Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk menggenjot perekonomian karena terdampak Covid-19 terus dilakukan banyak pihak bersama dengan pemerintah. Baik perusahaan BUMN, daerah, maupun swasta.
Kali ini PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan atau Bank Kalsel menggerakan sinerga Merah-Putih sebagai bentuk inisiatif mendukung pemulihan ekonomi nasional. Langkah ini pun harus dilakukan oleh semua pihak untuk mengoptimalkan setiap potensi yang dimiliki dalam upaya memulihkan ekonomi nasional itu.
Hal ini seperti disampaikan oleh Direktur Utama Bank Kalsel, Agus Syabarrudin, dalam keterangan resmi yang diterima, di Jakarta, Rabu (3/2/2021).
“Sinergi ‘Merah – Putih’ adalah sebuah sinergi antara BUMN dengan BUMD, dalam hal ini dimulai oleh Bank Kalsel. Tujuannya mendorong pemulihan ekonomi tiap daerah yang akhirnya berdampak pada ekonomi nasional. Bank Kalsel telah mulai bersilaturahmi dengan Perum PPD, PT Taspen (Persero), PT. Krakatau Steel (Persero) Tbk, dan PT Pos Indonesia (Persero),” tegas Agus.
Sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah yang juga memiliki jaringan ke seluruh daerah di Kalimantan Selatan, Bank Kalsel ingin mengajak berbagai BUMN untuk turut mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di provinsi ini.
Misalnya, Perum PPD yang mungkin bisa turut berperan dalam membangun jaringan transportasi di Kalsel atau PT Pos Indonesia yang mungkin bisa mengkombinasikan layanan jasa keuangan dan logistik di berbagai gerai Bank Kalsel maupun PT Pos Indonesia.
“Kolaborasi bisa menjadi kunci pertumbuhan dan pemulihan Kalsel. Masih ada banyak ruang kolaborasi yang bisa dijajaki oleh berbagai BUMN untuk ikut mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Kalsel,” katanya.
“Seperti backlog kepemilikan rumah yang mungkin bisa kami sinergikan dengan Perumnas, atau pembangunan infrastruktur Gas Alam Rumah Tangga di Kalimantan Selatan dengan PGN. Bank Kalsel membuka ruang sebesar-besarnya untuk sinergi antara BUMN dan BUMD. Harapannya, segala effort yang kita lakukan membuat dampak Covid-19 dapat diminimalisir,” tandas Agus.
FOTO: Istimewa
