Jakarta, TopBusiness—Direktur Pengembangan Produk Ekspor Kementerian Perdagangan RI (Kemendag), Olvy Andrianita, mengatakan bahwa Kemendag akan terus mendukung para pelaku usaha produk kopi, teh, dan kakao, untuk memaksimalkan potensi pasar di Inggris Raya. “Salah satu bentuknya dengan bantuan sertifikasi terkait yang diperlukan para pelaku usaha,” jelas Olvy, dalam keterangan tertulis akhir pekan kemarin.
Dijelaskan, pada 2020, total perdagangan Indonesia-Inggris mencapai USD 2,23 miliar. Pada periode tersebut, ekspor Indonesia ke Inggris tercatat sebesar USD 1,28 miliar, sedangkan, impor Indonesia dari Inggris tercatat sebesar USD 956,39 juta. “Dengan demikian, neraca perdagangan Indonesia terhadap Inggris surplus sebesar USD 327 juta.”
Adapun komoditas ekspor utama Indonesia ke Inggris di antaranya produk sepatu, produk kayu, tekstil dan produk tekstil, minyak sawit, kopi, sepeda, serta ban dan kertas.
“Sedangkan, produk impor dari Inggris antara lain obat, ferrous scrap, bagian-bagian mesin, bagian elektronik untuk telepon, otomotif, dan mesin pengolah data,” kata Olvy.
