Jakarta, TopBusiness – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksi masih akan melanjutkan penguatannya. Namun begitu, potensi koreksi wajar juga cukup besar. Untuk itu, mesti selektif dalam melirik saham.
Menurut analis pasar modal dari Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama, pada perdagangan kemarin IHSG berhasil ditutup menguat 0.38% di level 6255.31. Dan untuk perdagangan hari ini, berdasarkan indikator, MACD, Stochastic dan RSI masih menunjukkan sinyal positif.
“Namun sayangnya, ternyata sudah terlihat pola bearish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG,” tutur Nafan dalam Binaartha Technical Research, di Jakarta, Selasa (23/2/2021).
Dengan kondisi tersebut, berdasarkan rasio fibonacci, kata Nafan, untuk level support maupun resistance IHSG bakal berada pada kisaran 6179.13 hingga 6351.18.
Berikut, sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor untuk hari ini:
– AALI, dengan daily (11025). RoE: 3.97%; PER: 27.09x; EPS: 408.80; PBV: 1.09x; Beta: 1.68. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area level 10750 – 11050, dengan target harga secara bertahap di 11575, 12650 dan 13750. Support: 10750 & 10475.
– EXCL, dengan daily (2130). RoE: 1.94%; PER: 61.62x; EPS: 34.73; PBV: 1.22x; Beta: 1.1. Terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area level 2090 – 2130, dengan target harga secara bertahap di 2180, 2280, 2640, 3000 dan 3360. Support: 2090 & 1920.
– ICBP, dengan daily (8625). RoE: 10.85%; PER: 19.15x; EPS: 451.60; PBV: 2.07x; Beta: 0.29. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area level 8550 – 8650, dengan target harga secara bertahap di level 8825, 9175, 10600, 12025 dan 13450. Support: 8425 & 7750.
– JPFA, dengan daily (1435). RoE: 3.00%; PER: 48.96x; EPS: 29.31; PBV: 1.47x; Beta: 1.68. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area level 1425 – 1435, dengan target harga secara bertahap di level 1460, 1630, 1800 dan 1970. Support: 1420, 1370 & 1290.
– KRAS, dengan daily (710). RoE: 1.97%; PER: 102.60x; EPS: 6.92; PBV: 2.03x; Beta: 2.02. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area level 685 – 710, dengan target harga secara bertahap di 725, 770, 880 dan 990. Support: 685 & 660.
– WSBP, dengan daily (270). RoE: -27.80%; PER: -4.61x; EPS: -57.71; PBV: 1.28x; Beta: 2.25. Terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area level 262 – 270, dengan target harga secara bertahap di level 280, 294, 354, 414 dan 474. Support: 262 & 234.
FOTO: Rendy MR (TopBusiness)
