TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Masih Ada Koreksi Lanjutan, Cermati Saham Ini

Busthomi
23 March 2021 | 08:43
rubrik: Capital Market
Indeks Masuki Downtrend, Perhatikan Saham Ini

Ilustrasi pergerakan saham yang sedang memerah. FOTO: TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksi masih akan melanjutkan pelemahannya. Secara teknikal masih terlihat adanya pola downward bar, dan dari fundamental banyak sentiment yang mengganggu Indeks.

Menurut analis pasar modal dari Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup terkoreksi wajar 0.87% di level 6301.13. Dan untuk perdagangan hari ini, berdasarkan indikator, MACD, Stochastic dan RSI mulai menunjukkan sinyal netral.

“Namun sayangnya, masih terlihat pola downward bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi lanjutan pada pergerakan IHSG,” demikian disebutkan Nafan dalam Binaartha Technical Research, di Jakarta, Selasa (23/3/2021).

Dengan kondisi seperti itu, berdasarkan rasio fibonacci, untuk level support maupun resistance minimum IHSG diproyeksi akan berada pada rentang 6254.33 hingga 6345.93.

Berikut, sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor untuk perdagang hari ini, antara lain:

– ASII, dengan daily (5575). RoE: 8.27%; PER: 13.91x; EPS: 399.11; PBV: 1.15x; Beta: 0.81. Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20, sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi” pada area level 5500 – 5600, dengan target harga secara bertahap di level 5700, 5800, 6600, 6650 dan 7775. Support: 5400 & 5000.

– BBNI, dengan daily (6100). RoE: 2.91%; PER: 34.54x; EPS: 177.32; PBV: 1.00x; Beta: 1.99. Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi” pada area 6000 – 6100, dengan target harga di level 6300, 6500, 6725 dan 7950. Support: 5875.

BACA JUGA:   Ada Kans IHSG Memerah, Investor bisa Pertimbangkan 6 Saham Ini

– BBTN, dengan daily (1890). RoE: 8.02%; PER: 12.68x; EPS: 152.61; PBV: 1.01x; Beta: 2.37. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi” pada area 1870 – 1890, dengan target harga secara bertahap di level 2000, 2250, 2500 dan 2860. Support: 1810.

– ERAA, dengan daily (2680). RoE: 7.22%; PER: 22.12x; EPS: 122.96; PBV: 1.59x; Beta: 1.76. Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi” pada area 2650 – 2680, dengan target harga secara bertahap di level 2780, 2840, 2990 dan 3130. Support: 2550.

– EXCL, dengan daily (2160). RoE: 1.94%; PER: 63.63x; EPS: 34.73; PBV: 1.24x; Beta: 1. PergPergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi” pada area level 2140 – 2160, dengan target harga secara bertahap di 2280, 2640, 3000 dan 3360. Support: 2090.

– IPCC, dengan daily (620). RoE: -4.27%; PER: -25.78x; EPS: -24.24; PBV: 1.11x; Beta: N/A. Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi” pada area 600 – 620, dengan target harga secara bertahap di level 665, 710, 820 dan 1000. Support: 570 & 530.

FOTO: TopBusiness

Tags: ihsgpasar modalsaham
Previous Post

HAD 2021, Kementerian PUPR Hijaukan Area Infrastruktur Serentak di Seluruh Indonesia

Next Post

Selama Februari, IPCC Alami Kenaikan Bongkar-Muat Kendaraan Ekspor

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR