Jakarta, TopBusiness – Memperingati HUT Hutama Karya ke-60, Forum Energi & Infrastruktur, HK Expert Talk akan menjadi Agenda Rutin Persembahan Hutama Karya.
Tanggal 29 Maret 2021, PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) tengah memperingati masa baktinya yang ke-60 tahun untuk Indonesia. Semangat ‘Menghubungkan Kebaikan’ yang digaungkan Hutama Karya tercermin dalam tema yaitu Goes Forward. Tema ini merepresentasikan inovasi, teknologi, serta semangat dan dedikasi Hutama Karya yang tak terbatas dan terus berlanjut.
Inovasi tiada batas dalam menghubungkan kebaikan merupakan pesan yang diperkuat dengan dedikasi nyata Hutama Karya dalam menyelesaikan mega proyek pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang membentang sepanjang 2.800 km dari Lampung hingga Banda Aceh.
Walaupun pembangunan JTTS merupakan proyek prioritas strategis nasional, Hutama Karya tidak hanya fokus pada pembangunan jalan tol semata. Hutama Karya juga kini tengah fokus pada pengembangan kawasan dan pendukung infrastruktur pendukung jalan tol seperti energi, air, pengolahan limbah, dan lain sebagainya.
Di samping itu, Hutama Karya merupakan satu-satunya BUMN Karya yang mengerjakan proyek Ultra Super-Critical (USC) pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) terbesar di Indonesia (2×1000 MW) di Suralaya, Banten. Hal ini menunjukkan adanya corporate concern sekaligus kapabilitas Hutama Karya pada sektor energi di Indonesia.
Direktur Operasi I Hutama Karya, Novias Nurendra dan Kurtubi, Pengamat Sektor Energi terlibat diskusi terkait energi dan elektrifikasi bersama para mahasiswa Indonesia, baik dari dalam maupun luar negeri, live dari Studio Inspira HK Tower, daring ke seluruh penjuru dunia
Sebagai agen pembangunan bangsa, Hutama Karya pun membutuhkan banyak pandangan, masukan, hasil riset dan studi terkini terkait peran sentral energi dalam pembangunan Indonesia, baik dari para pakar, akademisi, maupun masyarakat umum.
Salah satu inisiatif besar yang dilakukan Hutama Karya di tahun 2021 ini, yaitu menyelenggarakan HK Expert Talk, sebuah forum berskala global yang mewadahi perusahaan, institusi, praktisi, pemerhati, mahasiswa serta pelajar di seluruh Indonesia, untuk berbagi ruang opini serta pemikiran.
HK Expert Talk merupakan bentuk sinergi multi dimensi lintas sektoral yang melibatkan peranan banyak stakeholder, persembahan Hutama Karya melalui HK Academy, yang merupakan sarana pengembangan organisasi berbasis knowledge, riset dan inovasi.
Wakil Direktur Utama Hutama Karya, Aloysius Kiik Ro, menyambut dan mengapresiasi semangat para peserta yang antusias mengikuti jalannya webinar perdana HK Expert Talk.
Dalam sambutannya, Aloysius menyampaikan rasa syukur dan semangat atas digelarnya HK Expert Talk 2021. “Walaupun saat ini kita masih dalam kondisi pandemi COVID-19, Hutama Karya terus bergerak mengakselerasi ekonomi Bangsa, salah satunya melalui pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. Kontribusi besar Hutama Karya di tahun 2015 saat diberikan amanah untuk membangun jalan tol terpanjang di Indonesia, Jalan Tol Trans Sumatera, tidak hanya terbatas pada konstruksi jalan tol. Sebagai agen pembangunan, Hutama Karya juga mendapat kepercayaan untuk mengembangkan potensi pengembangan infrasruktur lainnya, salah satunya adalah pada bidang energi. Dengan bersinergi dan berkolaborasi dalam forum HK Expert Talk, kami harap dapat mengajak rekan-rekan semua untuk turut berkontribusi, membuka cakrawala dan berbagi pengetahuan yang dapat menjadi referensi bagi Hutama Karya maupun pemerintah dalam menyusun kebijakan strategis nasional di masa depan. Bersama Hutama Karya, kita bangun dan teruslah majukan Bangsa!’, tegas Aloysius dalam keterangan resmi.
Mengusung tema besar “Energizing Future Infrastructure”, HK Expert Talk 2021 adalah seri webinar edukatif dan inspiratif dimana para pakar dapat berdiskusi interaktif bersama mahasiswa dari seluruh provinsi di Indonesia dan bertukar pengalaman dengan mahasiswa di negara-negara maju, yang membahas beragam topik penting seputar energi dan infrastruktur di Indonesia. Webinar ini akan digelar setiap bulan.
HK Expert Talk diharapkan dapat menjadi jembatan dan akses pada inovasi teknologi energi dan infrastruktur yang sedang berkembang di dunia, serta dapat menginspirasi masyarakat umum, khususnya praktisi dan mahasiswa, untuk dapat berdialog langsung dengan para pakar di bidangnya.
Pada penyelenggaraan webinar pertama HK Expert Talk yang berfokus pada isu energi bertajuk “Melihat Masa Depan Energi Indonesia dan Kontribusinya Terhadap Perekonomian Nasional”, sejumlah pakar pun turut terlibat menyampaikan gagasannya, antara lain, Jisman Hutajulu, Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan – Kementerian ESDM dan Novias Nurendra, Direktur Operasi I Hutama Karya, yang telah menyampaikan keynote speech-nya. Hadir pula 2 pembicara yaitu, Kurtubi, Pengamat Sektor Energi & Migas, dan Melissa Brown dari IEEFA’s Director of Energy Finance Studies, Asia.
Selain itu, HK Expert Talk juga dihadiri oleh 4 orang panelis dari kalangan pakar dan akademisi, antara lain, Retno Gumilang D. (Kepala Pusat Kebijakan Keenergian ITB), Deendarlianto (Kepala Pusat Studi UGM), Chairani Rachmatullah (Wakil Ketua Umum 1 Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia) dan Sindu Daniarta (Kandidat Ph.D. di Wroclaw Univ. of Sci. & Tech., Polandia, Ketua Komisi Energi Perhimpunan Pelajar Indonesia se-Dunia, & ECADIN Researcher).
Webinar perdana HK Expert Talk ini juga sukses menjaring hampir 3.000 peserta yang datang dari kalangan profesional, institusi, pemerintah, akademisi, para pelajar dari 27 sekolah menengah atas & kejuruan, dan mahasiswa dari 256 universitas swasta maupun negeri di seluruh provinsi di Indonesia, serta para mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan di 14 universitas dari 10 negara di luar negeri melalui Perkumpulan Pelajar Indonesia (PPI), untuk turut menjelaskan keadaan energi di negara tempat masing-masing mengenyam pendidikan.
Direktur Operasi I Hutama Karya, Novias Nurendra, menyampaikan bahwa akselerasi pembangunan infrastruktur Indonesia memerlukan dukungan dari segala pihak dari berbagai sektor.
“Tidak banyak yang tahu bahwa Hutama Karya tidak hanya bergerak di bidang infrastruktur saja. Saat ini, kami juga bergerak pada sektor energi, membangun proyek-proyek pembangkit energi besar dan berpengaruh pada sistem kelistrikan di Indonesia. Dalam pengembangan sektor energi ini, Hutama Karya, melalui Unit Riset Teknologi, melihat adanya urgensi yang berkaitan antara energi dan pembangunan infrastruktur. Maka dari itu, hasil riset yang kami lakukan tidak hanya menghasilkan buah pemikiran, namun juga menghasilkan studi pengukuran baru, yaitu HK e-Index yang dapat menjadi alternatif pengukuran target jumlah pembangkit yang masih perlu dibangun di Indonesia dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi.”
HK e-Index diperoleh dengan membagi kapasitas pembangkit di sebuah negara dengan jumlah penduduknya. Dari hasil riset Hutama Karya, terlihat HK e-Index dari beberapa negara maju seperti Jerman, Jepang, Singapura dan Korea Selatan berada di kisaran poin 2,2 – 2,6. Sedangkan, negara berkembang dengan sektor energi yang baik seperti Cina dan Malaysia memiliki Index 1,1 – 1,4. Sementara, HK e-Index Indonesia saat ini masih berada di angka 0,26. Angka yang kecil jika dibandingkan negara-negara yang memiliki GDP di atas USD 10.000 per kapita, sehingga masih terdapat pekerjaan yang sangat besar untuk mengejar ketertinggalan ini.
Untuk itulah, Hutama Karya ingin mewadahi semua pihak yang dapat berkontribusi, menyumbang pemikirannya pada forum HK Expert Talk, terutama mengenai tantangan pembangunan energi dan infrastruktur yang akan menentukan masa depan Bangsa sehingga bersama kita dapat menjadi ‘game changers in energy sector’”, ungkap Novias Nurendra lebih lanjut.
HK e-Index mampu menggambarkan tingkat kemajuan sebuah bangsa melalui kaitan antara keberadaan pembangunan pembangkit listrik yang memadai dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi per kapita
Lebih jauh lagi, Novias juga berharap bahwa forum HK Expert Talk yang rangkaiannya pada tahun 2021 ini akan digelar dalam beberapa seri webinar, mulai dari seri energi, infrastruktur, dan berbagai topik menantang lainnya yang membutuhkan olah pikir yang kritis. Rencananya, HK Expert Talk akan dapat terus berlanjut dan digelar rutin setiap bulannya. “Menghubungkan kebaikan lewat inspirasi bersama Hutama Karya. Inilah tujuan besar kami menyelenggarakan forum HK Expert Talk. Sebuah wadah untuk melakukan sharing knowledge dalam bidang energi & infrastruktur, yang dapat berkontribusi nyata untuk mewujudkan visi Indonesia Maju”, tutup Novias Nurendra, Direktur Operasi I Hutama Karya.
Rangkaian HK Expert Talk 2021 dibuka pada bulan Februari 2021 melalui Lomba Essay HK Expert Talk dengan tema “Infrastruktur & Energi Bangun Negeri”. Lomba ini terbuka untuk kalangan pelajar, mahasiswa serta masyarakat umum. Hingga ditutupnya pada awal Maret 2021, lomba ini berhasil menjaring total 1.345 peserta dari 85 sekolah menengah & kejuruan, 225 perguruan tinggi negeri & swasta dalam negeri, serta dari 12 perguruan tinggi di luar negeri yang tersebar di 9 negara.
Antusiasme yang tinggi dari peserta webinar HK Expert Talk perdana, dengan menggunakan atribut kampus masing-masing baik dalam maupun luar negeri
HK Expert Talk 2021 terlaksana berkat dukungan penuh dari mitra penyelenggara, yaitu Energy Academy Indonesia (ECADIN), serta para mitra pendukung lain, di antaranya: ESRI Indonesia, Glodon Indonesia, PPI Dunia, PPI Polandia, Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) dan Universitas Gadjah Mada.
Seluruh rangkaian webinar HK Expert Talk 2021 diselenggarakan secara hybrid, dimana disiarkan melalui Studio Inspira di HK Tower ke penjuru dunia secara daring. Informasi pendaftaran HK Expert Talk dan lain sebagainya dapat diakses di situs www.hutamakarya.com, atau melalui media sosial @hutamakarya dan @officialhkacademy.
Sekilas Tentang Hutama Karya
PT Hutama Karya (Persero) merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang Pengembang Infrastruktur dan Pengelola Jalan Tol yang menyediakan Jasa Konstruksi & EPC, Investasi Jalan Tol, Operasi Dan Pemeliharaan Jalan Tol, Manufaktur serta Pengembangan Properti dan Kawasan. Saat ini perusahaan sedang menyukseskan mandat pemerintah untuk membangun dan mengoperasikan Jalan Tol Trans Sumatera sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN).
Dalam menjalankan visi sebagai Pengembang Infrastruktur Terkemuka Indonesia, Hutama Karya berkolaborasi dengan 3 anak perusahaannya mengoptimalkan inovasi pada setiap aspek bisnisnya agar tetap menjadi bagian penting dalam kemajuan pembangunan Infrastruktur Indonesia. Adapun ketiga anak perusahaan Hutama Karya saat ini adalah PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) di bidang jasa konstruksi, PT Hakaaston (HKA) di bidang manufaktur dan penyedia aspal beton, serta PT Hutama Karya Realtindo (HKR) di bidang pengembang properti.
