Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Rabu (07/04/2021) diperkirakan bergerak positif terbatas.
Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia melalui samuel.co.id, di Jakarta, hari ini, IHSG diproyeksikan berpeluang bergerak terbatas mengikuti bursa global.
Bursa saham Amerika semalam ditutup sedikit melemah. Dow terkoreksi 0,29%, S&P500 0,10%, sedangkan Nasdaq 0,05%. Pasar saham mendapat sentimen positif dari hasil 10 tahun yang turun ke tingkat 1,66%, namun para pelaku pasar masih mewaspadai perkembangan kasus Archegos dan Credit Suisse.
Sentimen positif bagi bursa global datang dari IMF yang merevisi naik proyeksi pertumbuhan ekonomi global tahun ini menjadi 6,0% yoy dari prediksi sebelumnya 5,5% yoy didukung stimulus fiskal di AS, serta vaksinasi yang terus berjalan secara global. Tahun 2022, ekonomi global diperkirakan akan tumbuh 4,4% yoy, naik dari prediksi 4,2%.
Dari perkembangan kasus COVID-19 di Indonesia, data Selasa kemarin menunjukan ada penambahan 4.549 kasus baru dan 4.296 pasien sembuh. Kasus aktif tercatat di angka 114.566 kasus tertinggi ke-5 di Asia, dengan recovery rate mencapai 89,9%. Terkait perkembangan program vaksinasi, 137.285 orang di Indonesia menerima vaksinasi pertama, dan 170.025 orang menerima vaksinasi kedua. Dengan demikian, total masyarakat Indonesia yang menerima vaksinasi pertama telah mencapai 8,97 juta dan 4,38 juta telah menerima dosis kedua.
“Sentimen negatif bursa global yang diimbangi sentimen positif dari mulai turunnya pengunduran AS membuat kami memproyeksikan IHSG hari ini akan bergerak dalam rentang terbatas. Para pelaku pasar juga akan menunggu data cadangan devisa Indonesia yang akan dirilis hari ini,” demikian tertulis.
Foto: Rendy MR
