Jakarta, TopBusiness – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksi akan melanjutkan penguatannya. Kendati memang masih terdapat beberapa sinyal negatif.
Menurut analis pasar modal dari Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama, IHSG berhasil ditutup menguat 0.56% di level 6036.62 pada perdagangan kemarin, 7 April 2021. Dan untuk perdagangan kari ini, berdasarkan indikator, MACD masih menunjukkan sinyal negatif. Meskipun demikian, Stochastic dan RSI mulai berada di area netral.
“Dan untungnya sudah terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG, sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat ke depannya,” demikian disebutkan Nafan dalam Binaartha Technical Research, Kamis (8/4/2021).
Dengan kondisi tersebut, kata Nafan, berdasarkan rasio fibonacci, untuk level support maupun resistance maksimum IHSG diproyeksi berada pada kisaran 5940.99 hingga 6081.11.
Berikut, sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain:
– BRPT, dengan daily (980). RoE: 1.23%; PER: 177.01x; EPS: 5.48; PBV: 2.18x; Beta: 1.86. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10, sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi” pada area level 965 – 980, dengan target harga secara bertahap di level 1025, 1195, 1370 dan 1540. Support: 930.
– HMSP, dengan daily (1350). RoE: 28.38%; PER: 18.30; EPS: 73.79; PBV: 5.19x; Beta: 1.14. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area 1340 – 1350, dengan target harga secara bertahap di level level 1375, 1395, 1470, 1550, 1625 dan 2550. Support: 1315.
– JSMR, dengan daily (4220). RoE: 2.02%; PER: 61.48x; EPS: 68.64; PBV: 1.24x; Beta: 1.51. Pergerakan harga saham menguji garis MA 10 maupun MA 200 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi” pada area level 4180 – 4220, dengan target harga secara bertahap di level 4360, 4570, 5325 dan 6100. Support: 4180 & 4000.
– MEDC, dengan daily (580). RoE: -13.05%; PER: -5.63x; EPS: -103.11; PBV: 0.73x; Beta: 2.51. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi” pada area level 570 – 580, dengan target harga secara bertahap di 605, 625, 700, 775 dan 850. Support: 550.
– PTBA, dengan daily (2520). RoE: 14.09%; PER: 12.14x; EPS: 207.55; PBV: 1.71x; Beta: 1.08. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi” pada area 2440 – 2520, dengan target harga secara bertahap di level 2720, 2810, 2980, 3120 dan 3700. Support: 2440 & 2290.
– WIKA, dengan daily (1460). RoE: 1.12%; PER: 70.74x; EPS: 20.64; PBV: 0.79x; Beta: 2.43. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area level 1400 – 1460, dengan target harga secara bertahap di level 1490, 1710, 2230 dan 2750. Support: 1400 & 1315.
FOTO: TopBusiness
