Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG hingga penutupan perdagangan Jumat (16/04/2021) di Bursa Efek Indonesia diestimasikan kembali menguat atau rebound.
Tim riset samuel sekuritas Indonesia dalam website samuel.co.id, di Jakarta, menyebutkan bahwa IHSG berpotensi melanjutkan penguatan kembali atau rebound.
Bursa saham Amerika ditutup di zona positif (Dow Jones 0,90%, S&P500 1,11%, Nasdaq 1,31%), setelah beberapa perusahaan unggulan melaporkan pendapatan yang kuat dan data ekonomi baru menunjukkan rebound dalam belanja konsumen, dimana penjualan ritel melonjak 9,8% di bulan Maret karena tambahan stimulus, serta yield treasury AS turun menjadi 1,57%.
Sementara itu, bursa Asia ditutup bervariasi (Nikkei 0,07%, Kospi 0,38%, dan Hang Seng -0,37%).
Indeks EIDO ditutup menguat 1,04% kemarin, dan IHSG pun menguat 0,48% ke level 6.079.5. Investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp 291,3 miliar, dengan foreign buy tertinggi tertinggi di catat oleh TBIG (Rp 102,7 miliar), BBRI (Rp 95,4 miliar), dan ANTM (Rp 92,9 miliar). Penjualan asing bersih tertinggi sendiri oleh MDKA (Rp 31,5 miliar), diikuti oleh BFIN (Rp 30,7 miliar), dan UNTR (Rp 19,8 miliar). EMTK, CPIN, dan BBRI menjadi penggerak teratas teratas, sementara BBCA, TPIA, dan UNTR menjadi penggerak teratas tertinggal.
Jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia bertambah sebanyak +6.177 kemarin (15/4) (9,2% daily), dengan jumlah tes sebanyak 48.728 (10,0% daily), dan jumlah pasien sembuh bertambah 6.362 (10,7% daily). Jumlah kasus COVID-19 di Indonesia saat ini sudah mencapat 1.589.359 (angka positif 17,4%).
Terkait vaksinasi, 10,59 juta penduduk Indonesia telah menerima dosis pertama vaksin COVID-19, yang merefleksikan 5,8% target (14,8% harian, 118,867), sedangkan dosis kedua sudah diberikan pada 5,71 juta orang (5,6% setiap hari, 144,547) .
Kemarin, neraca perdagangan Indonesia diumumkan surplus sebesar USD 1,56 miliar pada Maret 2021, meskipun sedikit di bawah konsensus pasar (USD 1,64) miliar, namun naik 116,7% yoy dari USD 0,72 miliar di Maret 2020. Ini merupakan surplus neraca perdagangan bulanan yang kesebelas secara berturut-turut, peningkatan ekspor lebih lanjut di tengah permintaan global yang membaik.
Ekspor melonjak 30,47% yoy menjadi USD 18,35 miliar, sedangkan impor meningkat 25,73% menjadi USD 16,79 miliar. Kenaikan surplus neraca perdagangan menjadi sentimen positif di pasar. Pagi ini Nikkei dan Kospi dibuka menguat 0,47% dan 0,37%. “IHSG diperkirakan bergerak menguat ditopang sentimen positif bursa global dan domestik,” demikian tertulis.
Foto: Rendy MR
