Jakarta, TopBusiness – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksi akan berubah menguat, usai beberapa hari memerah. Untuk itu, peluang Indeks mendekati titik resistance terdekat masih terbuka lebar.
Menurut analis pasar modal dari Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama, IHSG masih ditutup terkoreksi 0.23% di level 6038.32 pada perdagangan Selasa, 20 April 2021. Dan untuk perdagangan hari ini, berdasarkan indikator, MACD telah berhasil membentuk pola golden cross di area negatif. Sementara itu, RSI masih berada di area netral.
“Akan tetapi, untuk Stochastic sudah menunjukkan sinyal positif. Di sisi lain, juga terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG, sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat,” kata Nafan dalam Binaartha Technical Research, di Jakarta, Rabu (21/4/2021).
Dengan kondisi itu, berdasarkan rasio fibonacci, untuk level support maupun resistance minimum IHSG diproyeksi akan berada pada rentang 5989.51 hingga 6081.11.
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:
– ASII, dengan daily (5300). RoE: 8.27%; PER: 13.72x; EPS: 399.11; PBV: 1.13x; Beta: 0.81. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area level 5100 – 5300, dengan target harga secara bertahap di level 5550, 5700, 5850, 6000, 6650 dan 7775. Support: 5000.
– ASRI, dengan daily (204). RoE: -10.95%; PER: -3.89x; EPS: -52.43; PBV: 0.43x; Beta: 2.33. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area 200 – 204, dengan target harga secara bertahap di level 212, 222, 260, 300, 340 dan 356. Support: 200 & 190.
– AUTO, dengan daily (1150). RoE: 0.02%; PER: 2425.53x; EPS: 0.47; PBV: 0.49x; Beta: 1.19. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area level 1120 – 1150 area, dengan target harga secara bertahap di level 1180, 1240, 1375 dan 1510. Support: 1105 & 1075.
– BBCA, dengan daily (31175). RoE: 14.69%; PER: 27.92x; EPS: 1,111.93; PBV: 4.10x; Beta: 0.93. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. “Akumulasi” pada area 30900 – 31200, dengan target harga secara bertahap di level 31700, 33000, 36025, 37600 dan 39050. Support: 30500 & 29275.
– BMRI, dengan daily (6200). RoE: 8.83%; PER: 16.73x; EPS: 370.55; PBV: 1.48x; Beta: 1.01. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area 6100 – 6200, dengan target harga secara bertahap di level 6575, 7125, 7550, 7850 and 8050. Support: 6050 & 5600.
– LSIP, dengan daily (1275). RoE: 7.50%; PER: 12.46x; EPS: 102.35; PBV: 0.94x; Beta: 1.07. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. “Akumulasi” pada level 1265 – 1275, dengan target harga secara bertahap di 1320, 1350, 1480, 1610 dan 1740. Support: 1220.
– PSAB, dengan daily (199). RoE: -1.66%; PER: -60.73x; EPS: -3.29; PBV: 1.01x; Beta: 1.62. Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi” pada area level 196 – 199, dengan target harga secara bertahap di level 210, 216, 240, 266 dan 290. Support: 190.
FOTO: Rendy (TopBusiness)
