TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Bogasari Pastikan Standar Prokes Terpenuhi dalam Produksi

Busthomi
21 April 2021 | 13:09
rubrik: Business Info
Bangun Dua Pabrik, Bogasari Siapkan Rp 530 M

Foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – Eksistensi PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), terutama divisi Bogasari dala memasok pangan selama pandemic Covid-19 tetap terjaga. Untuk itu, sebagai pabrik tepung terigu pertama di Indonesia dan pabrik penggilingan gandum terintegrasi terbesar di Indonesia bersyukur bisa melewati berbagai tantangan. Termasuk tantangan berat pandemi Covid-19.

Sejauh ini, peran Bogasari sebagai objek vital nasional (Obvitnas). Hal ini lantaran memasok hampir 50 persen kebutuhan tepung terigu nasional, sehingga harus dipastikan tetap produksi meski ada pandemi.

“Jadi selama pandemi, bukan hanya aspek ketahanan di sektor kesehatan, tapi juga harus ada ketahanan di sektor pangan. Inilah yang menjadi peran dan tanggung jawab Bogasari,” ucap Franciscus Welirang, Direktur Indofood dalam keterangannya, dikutip Rabu (21/4/2021).

Pernyataan Franky ini terkait penetapan PT Indofood Sukses Makmur Tbk Divisi Bogasari sebagai Percontohan Pertama Kawasan Tangguh Jaya di wilayah Polda Metro Jaya. Untuk itu, Franky pun menyambut baik dan antusias penetapan Bogasari sebagai percontohan pertama Kawasan Tangguh Jaya. Hal ini karena apresiasi atas seluruh kebijakan protokol kesehatan (Prokes) yang dijalankan Bogasari selama ini.

Disebutkan Franky, pihak Bogasari sendiri sudah menjalankan prokes pencegahan pandemi Covid-19 sejak akhir Januari 2020 sebelum Pemerintah mengumumkan secara resmi adanya temuan kasus terpapar Covid-19 di bulan Maret 2020.

“Bogasari menjalankan Prokes diawali dari seluruh aktivitas di dermaga Bogaasari sesuai arahan dan keputusan dari Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok tanggal 28 Januari 2020. Semua kru kapal dan anak buah kapal harus mengikuti prokes,” tegas Franky Welirang.

Penetapan Pprokes di Bogasari tentu mensyaratkan berbagai ketersediaan sarana dan prasarana, mulai dari chamber atau ruangan penyemprotan antiseptik, tempat mencuci tangan, penyemprotan seluruh area pabrik dan ruangan secara berkala, alat pemeriksa suhu dan masih banyak lagi. Termasuk penyediaan sistem absensi karyawan dengan menggunakan metode face recognize, sehingga tidak ada sentuhan saat absensi.

BACA JUGA:   Rekomendasi IESR untuk SNDC Ambisius, Adil, Kredibel, dan Transparan

Mesin ini tak hanya mencatat jam kehadiran karyawan, tapi juga memastikan suhu aman karyawan dan disiplin penerapan masker. Karyawan juga mengisi google form self assessment risk, baik setelah libur mingguan, work from home (WFH) dan cuti, sehingga bisa dilakukan pencegahan sejak dini.

Bogasari juga secara periodik membagikan masker dan vitamin kepada sekitar 3 ribu karyawan, termasuk yang di cabang daerah.

Sampai Maret 2021, sebanyak 750 ribu tablet vitamin dan 60 ribu kotak masker atau sekitar 3 juta lembar masker yang sudah dibagikan Bogasari kepada seluruh karyawan.

Franky menambahkan, guna menghindari antrian dan kerumunan, Bogasari sudah menetapkan prosedur e-booking untuk pengambilan tepung terigu di gudang Bogasari, sehingga jumlah armada truk dan sopir yang masuk area pabrik Bogasari jumlahnya dibatasi dan lebih terkontrol.

FOTO: Istimewa

Tags: BogasariIndofoodprotokol kesehatan
Previous Post

DBS Masuk ke Bank Tiongkok, Apa Sebab?

Next Post

Laba 2020 Melonjak, Sawit Sumbermas Bayar THR Lebih Awal

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR