Jakarta-Thebusinessnews. Dalam kondisi pelemahan ekonomi saat ini,sektor perbankan dan perusahaan pembiayaan terus melakukan upaya mencari dana. Salah satu cara yang dilakukan dengan menerbitkan obligasi.
Hal itu terlihat dari mandat yang diberikan kepada PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk melakukan pemeringkatan obligasi yang akan di terbitkan senilai Rp 4,5 triliun. “Mandat yang di terima dan tengah dikerjakan untuk sektor perbankan Rp 1,6 Triliun dan sektor pembiayaan (finance) Rp 2,9 triliun,” ujar analis Pefindo,Hendro Utomo di Jakarta,Rabu 23 September 2015.
Ia menambahkan, untuk sektor perbankan datang dari tiga bank.Dan sektor pembiayaan datang dari lima perusahaan.sementara mandat baru lainya datang dari sektor bahan konsumsi Rp 300 miliar untuk satu perusahaan,sektor perkebunan Rp 700 miliar dari dua perusahaan. Serta sektor properti Rp 1,25 triliun dari tiga perusahaan. “Jadi total mandat baru yang kami terima senilai Rp 6,7 triliun dan di dominasi sektor keuangan (perbankan dan pembiayaan.”ujar Hendro.
Dengan mendapat tambahan mandat itu,Pefindo telah dan tengah melakukan pemeringkatan efek utang senilai Rp 46,5 triliun hingga September 2015. Dan dari total jumlah itu tetap di dominasi oleh surat utang sektor keuangan. (Az)