TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Indeks Berjuang Tetap Bullish, Ini Sentimen Positifnya

Busthomi
27 May 2021 | 08:27
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Ilustrasi harga saham di Bursa Efek Indonesia. FOTO: Rendy MR/TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksi akan kembali melandai. Namun begitu, bukan berarti taka da kans untuk bullish. Sebab, pelaku positif memandang positif dari beberapa sentiment yang ada.

Menurut Lanjar Nafi, Equity Technical Analyst Head of Research PT Reliance Sekuritas Indonesia, pada perdaganagn sebelumnya, IHSG (+0.91%) berbalik menguat 52.21 poin kelevel 5815.84 dengan saham ARTO (+9.6%), BMRI (+2.6%) dan TLKM (+1.2%) menjadi leader penguatannya.

Sementara, Bursa Asia ditutup mayoritas menguat. Indeks Nikkei (+0.31%), TOPIX (+0.06%), HangSeng (+0.88%) dan CSI300 (+0.04%) naik mengiringi pertanyaan The Fed yang melegakan investor terhadap dampak kenaikan inflasi yang cepat terhadap keputusan pelongaran kebijakan guna mendukung pemulihan ekonomi dari pandemi.

Adapun bursa Eropa ditutup terkonsolidasi. Indeks FTSE (-0.17%), DAX (-0.05%) dan CAC40 (+0.12%) bergerak moderate meskipun indeks Asia dan bursa berjangka AS naik. Dan ternyata, saham-saham perbankan menjadi pemberat di bursa Eropa di tengah kekhawatiran tentang pajak baru dan saham-saham pertambangan yang juga turun setelah China meningkatkan upayanya untuk mengekang harga komoditas.

“Untuk hari ini, investor menyambut optimis peningkatan proyeksi pertumbuhan ekonomi di kuartal II- 2021 yang lebih dari 7% hingga 8% oleh pemerintah dan Bank Indonesia (BI). Selain itu, BI juga menahan tingkat suku bunga di level 3.50% sebagai langkah menjaga inflasi yang masih di bawah 2% dan merefleksi kuatnya nilai tukar rupiah,” katanya, Kamis (27/5/2021).

Selanjutnya, kata Lanjar, investor akan terfokus pada data klaim pengangguran awal, Produk Domestik Bruto dan penjualan rumah di AS.

Dia kembali menambahkan, Secara teknikal IHSG break out resistance moving Average 5 hari seakan mengkonfirmasi pola tweezers bottom yang terbentuk di pekan lalu. Indiktor stochastic golden-cross pada area oversold dengan MACD yang bergerak pada kondisi undervalue.

BACA JUGA:   EBA-SP SMF-BTN03 Kantongi Peringkat idAAA, Tertinggi di Pefindo

“Dan pergerakan IHSG berpotensi menguji bearish trendline jangka menengah di kisaran support resistance 5773-5863. Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal diantranya; BBRI, BBNI, BBTN, BMRI, BSDE, ASRI, CTRA, ADRO, PTBA, PGAS, TLKM, JSMR, WIKA, ADHI, WSKT, tutup dia.

FOTO: Rendy MR

Tags: ihsgpasar modalsaham
Previous Post

Layanan Prima Antarkan RSUD Palembang BARI Jadi Finalis TOP BUMD Awards 2021

Next Post

Ada Peluang IHSG Rebound

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR