Jakarta, TopBusiness – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksi akan kembali melandai. Namun begitu, bukan berarti taka da kans untuk bullish. Sebab, pelaku positif memandang positif dari beberapa sentiment yang ada.
Menurut Lanjar Nafi, Equity Technical Analyst Head of Research PT Reliance Sekuritas Indonesia, pada perdaganagn sebelumnya, IHSG (+0.91%) berbalik menguat 52.21 poin kelevel 5815.84 dengan saham ARTO (+9.6%), BMRI (+2.6%) dan TLKM (+1.2%) menjadi leader penguatannya.
Sementara, Bursa Asia ditutup mayoritas menguat. Indeks Nikkei (+0.31%), TOPIX (+0.06%), HangSeng (+0.88%) dan CSI300 (+0.04%) naik mengiringi pertanyaan The Fed yang melegakan investor terhadap dampak kenaikan inflasi yang cepat terhadap keputusan pelongaran kebijakan guna mendukung pemulihan ekonomi dari pandemi.
Adapun bursa Eropa ditutup terkonsolidasi. Indeks FTSE (-0.17%), DAX (-0.05%) dan CAC40 (+0.12%) bergerak moderate meskipun indeks Asia dan bursa berjangka AS naik. Dan ternyata, saham-saham perbankan menjadi pemberat di bursa Eropa di tengah kekhawatiran tentang pajak baru dan saham-saham pertambangan yang juga turun setelah China meningkatkan upayanya untuk mengekang harga komoditas.
“Untuk hari ini, investor menyambut optimis peningkatan proyeksi pertumbuhan ekonomi di kuartal II- 2021 yang lebih dari 7% hingga 8% oleh pemerintah dan Bank Indonesia (BI). Selain itu, BI juga menahan tingkat suku bunga di level 3.50% sebagai langkah menjaga inflasi yang masih di bawah 2% dan merefleksi kuatnya nilai tukar rupiah,” katanya, Kamis (27/5/2021).
Selanjutnya, kata Lanjar, investor akan terfokus pada data klaim pengangguran awal, Produk Domestik Bruto dan penjualan rumah di AS.
Dia kembali menambahkan, Secara teknikal IHSG break out resistance moving Average 5 hari seakan mengkonfirmasi pola tweezers bottom yang terbentuk di pekan lalu. Indiktor stochastic golden-cross pada area oversold dengan MACD yang bergerak pada kondisi undervalue.
“Dan pergerakan IHSG berpotensi menguji bearish trendline jangka menengah di kisaran support resistance 5773-5863. Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal diantranya; BBRI, BBNI, BBTN, BMRI, BSDE, ASRI, CTRA, ADRO, PTBA, PGAS, TLKM, JSMR, WIKA, ADHI, WSKT, tutup dia.
FOTO: Rendy MR
