Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Rabu (02/06/2021) diproyeksikan bergerak terbatas.
Dalam laman samuel.co.id, tim riset Samuel Sekuritas Indonesia, di Jakarta, menyatakan bahwa minim sentimen, IHSG terhambat bergerak terbatas.
Bursa saham AS pada penerbangan ditutup bercampur dengan kecenderungan flat. Indeks Dow naik 0,13%, sedangkan S&P500 turun tipis 0,05% dan Nasdaq 0,09%. Pasar saham mendapat sentimen positif dari indeks manufaktur ISM bulan Mei yang tercatat berada di level 61,2, naik dari level sebelumnya (60,7) dan mengalahkan estimasi konvensi di 60,9.
Penambahan kasus COVID-19 di AS juga turun ke level terendah sejak Mei 2020. Namun indeks data PCE April naik menjadi 3,1% dari sebelumnya 1,9% yang meningkat setiap hari sedang mengalami tren peningkatan. Para pelaku pasar juga sedang menunggu data pemberitahuan yang akan dirilis pada hari Jumat.
Perkembangan kasus COVID-19 di Indonesia, tercatat 4.824 kasus baru Selasa kemarin (1/6), sedangkan kasus sembuh mencapai 5.360, sehingga total kasus aktif mencapai 101.325 kasus, masih tertinggi ke-4 di Asia. Vaksinasi tahap 1 baru mencapai 16,6 juta penduduk dan program vaksinasi tahap 2 mencapai 10,7 juta penduduk.
“Minimnya sentimen positif membuat kami memproyeksikan IHSG dapat bergerak terbatas pada pembukaan perdagangan bulan Juni ini,” demikian tertulis.
Pagi ini Nikkei terpantau turun 0,69%, sedangkan Kospi naik tipis 0,11%.
Foto: Rendy MR
