TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Gandeng KRAS, BSM Tingkatkan Dana Murah

Nurdian Akhmad
18 August 2016 | 15:30
rubrik: Finance
Foto : Istimewa
Foto : Istimewa

Jakarta-Thebusinessnews. PT Bank Syariah Mandiri (BSM) melakukan kerjasaman dengan PT Krakatau Steel Tbk ( KRAS) terkait Pengelolaan Tabungan Kesejahteraan Karyawan (TKK).Kerja sama kali ini adalah untuk periode tahun 2016 s.d. 2021 dan ini merupakan kedua kalinya bagi BSM dalam mendapat kepercayaan mengelola Tabungan Kesejahteraan Karyawan (TKK) setelah sebelumnya kerjasama dimulai pada tahun 2011.

Menurut Direktur Utama BSM, Agus Sudiarto bahwa pihanya menyiapkan produk tabungan TAMPAN ( Tabungan Masa Depan ) bagi karyawan Krakatau Steel. “ Tabungn itu memiliki kekhususan di antaranya paket undian umrah, santunan kematian, insentif untuk program peningkatan kesejahteraan karyawan dan dukungan pembangunan fasilitas umum pemakaman karyawan,” ujar dia di jakarta, Kamis( 18/8/2016).

Saat ini terhitung 5.856 orang karyawan KS yang menjadi peserta TAMPAN. Dan masih ada karyawan dari anak perusahaan KS yang berpotensi untuk menjadi peserta TAMPAN.

Adapun dari sisi dana, jumlah pengelolaan dana TAMPAN terus berkembang, pada awal kerja sama dana terhimpun sekitar Rp38.2 miliar dan sampai dengan saat ini dana telah mencapai Rp74.3 miliar.

“Sebagai bank syariah dengan asset terbesar yaitu Rp72,02 triliun per Juni 2016, kami confident mensupport Krakatau Steel dalam mensejahterakan karyawannya” kata Agus.

Kerjasama dengan PT KS dapat meningkatkan penghimpunan dana pihak ketiga terutama dana murah.

Hingga Juni 2016, Dana Pihak Ketiga BSM mencapai Rp63,79 triliun atau naik 7,82% dibanding posisi Juni 2015 yang sebesar Rp59,16. Perolehan DPK didorong oleh pertumbuhan Giro sebesar 6,25% semula Rp6,86 triliun per Juni 2015 menjadi Rp7,10 triliun per Juni 2016, dan Tabungan yang tumbuh sebesar 11,25%, semula Rp22,05 menjadi Rp25 triliun per Juni 2016. Adapun Deposito tumbuh 5,68% semula Rp30,43 Triliun per Juni 2015 menjadi Rp32,16 triliun per Juni 2016. (red)

BACA JUGA:   Agen Laku Pandai BMRI Capai 17.597 Orang
Previous Post

BMRI Catat Penggunaan e-cash Rp 665 Miliar

Next Post

Sebelum Berinvestasi Lihat Portal Ini

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR