Jakarta, TopBusiness – Sebagai wujud kontribusi ASTRA Infra dalam mendukung kemajuan infrastruktur dan mendorong pertumbuhan perekonomian Indonesia di tengah pandemi Covid-19, pada 28 Juni 2021, ASTRA Infra melalui PT Jakarta Marga Jaya telah menandatangani dokumen pengalihan 14% saham PT Marga Lingkar Jakarta dari Jasa Marga.
Dengan penandatanganan dokumen pengalihan ini maka secara tidak langsung, ASTRA Infra memiliki 49% saham PT Marga Lingkar Jakarta (MLJ) yang merupakan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) JORR I Ruas Ulujami-Kebon Jeruk.
“Meningkatkan investasi di JORR I Ruas Ulujami-Kebon Jeruk adalah langkah strategis ASTRA Infra dalam mendiversifikasi dan memperkuat portofolio bisnis Jalan Tol di Jakarta Metro,” ungkap Djap Tet Fa, Group CEO ASTRA Infra dalam keterangan resmi kepada TopBusiness.id.
Ruas Tol Kebon Jeruk-Ulujami yang dikelola MLJ memiliki panjang 7,67 km merupakan bagian Jalan Tol JORR I. Jalan Tol JORR I yang terhubung dengan beberapa ruas tol ini merupakan urat nadi transportasi penting yang memperlancar arus distribusi logistik serta mobilitas masyarakat Jakarta dan sekitarnya.
“Dengan pentingnya peranan JORR I, kami percaya ke depannya ruas tol ini akan menghasilkan stable long-term profit growth bagi perusahaan,” imbuh Tet Fa.
Saat ini ASTRA Infra telah berkontribusi di infrastruktur jalan tol sepanjang 357,6 km dengan kepemilikan saham di 7 Badan Usaha Jalan Tol yang terdiri Ruas Tangerang-Merak (72,5 km), Cikopo-Palimanan (116,8 km), Semarang-Solo (72,6 km), Jombang-Mojokerto (40,5 km), Surabaya-Mojokerto (36,3 km), Kunciran-Serpong (11,2 km) dan JORR I Ruas Ulujami-Kebon Jeruk (7,67 km).
Di tengah pandemi Covid-19 yang masih melanda Indonesia, ASTRA Infra tetap berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan kepada pengguna jalan tol melalui layanan operasional, infrastruktur maupun layanan pendukung demi terwujudnya tol yang aman, nyaman, dan lancar. ASTRA Infra juga menghimbau agar masyarakat senantiasa mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dengan menjaga kebersihan dan kesehatan.
