TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

ICDX Terus Bangun Ekosistem Terintegrasi

Achmad Adhito
8 July 2021 | 16:10
rubrik: Business Info
Istimewa

Istimewa

Jakarta, TopBusiness—Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) Group kini genap berusia 12 tahun. Selama 12 tahun berkiprah dalam industri Perdagangan Berjangka Komoditi, ICDX Group berupaya membangun ekosistem perdagangan terintegrasi melalui operasi terstruktur Lembaga Kliring ICH dan pusat logistik ILB.

Dalam siaran pers yang diterima sore ini oleh Majalah TopBusiness, dijelaskannya bahwa ekosistemnya ini menjadi pondasinya ICDX Group dalam pengembangan perdagangannya komoditasnya Indonesia.

Dalam rangka mencapai pasar keuangan yang likuid, efisien, pengembangan infrastruktur pasar keuangan terintegrasi merupakan sebagai landasan utama yang bertindak sebagai katalisator. Kesiapan infrastruktur tersebut tercermin dari salah satu capaian yang signifikan yakni produk derivatif komoditas milik ICDX yang terdiri dari emas, minyak mentah, dan valuta asing (GOFX). Sejak diluncurkan pada 2018, GOFX mencapai pertumbuhan rata-rata 900% setiap tahun. GOFX menjadi salah satu kontributor utama pencapaian transaksi derivatif multilateral ICDX.

“GOFX merupakan produk perdagangan Indonesia yang menjadi jembatan untuk generasi muda yang ingin melakukan diversifikasi portofolio investasi dengan modal kecil, GOFX micro mampu mengakselerasi adopsi generasi muda umur 21-40 untuk masuk ke dalam industri perdagangan berjangka komoditi. Tentunya pencapaian ini tidak lepas dari dukungan banyak pihak mulai dari Bappebti selaku regulator kami, pialang, dan para investor. Kami berharap dapat terus bersinergi baik dengan seluruh pihak untuk dapat meraih pencapaian yang lebih besar di tahun-tahun mendatang,” kata CEO ICDX, Lamon Rutten.

Hingga Juni 2021, total transaksi GOFX telah mencapai 294.658 Lot settled. Angka tersebut meningkat 137% jika dibanding dengan periode yang sama pada 2020. Untuk mendukung pertumbuhan ini, tahun ini ICDX telah meluncurkan empat kontrak spot kurs valuta asing baru yaitu NZDJPY (Micro), EURCHF (Micro), GBPCAD (Micro), dan CHFJPY. Selain itu, sepanjang tahun 2020, ICDX juga telah meluncurkan 11 kontrak lainnya yang terdiri dari kontrak berjangka minyak mentah berbasis USD dan Rupiah, kontrak spot emas berbasis Rupiah, dan beberapa kontrak spot kurs valuta asing.

BACA JUGA:   Simak, Analisis Harga Minyak Global dari Analis ICDX

Di sisi lain, timah juga mengalami pertumbuhan yang pesat dan menunjukkan tren naik tahun ini. Harga rata-rata timah Bursa ICDX lebih tinggi dibandingkan London Metal Exchange (LME) dan Kuala Lumpur Tin Market (KLTM), tentunya ini akan berdampak positif terhadap peningkatan pendapatan para penjual timah tujuan ekspor. Sejak diperdagangkan melalui ICDX pada Agustus 2013 hingga Juni 2021 total ekspor timah mencapai 417.331 metrik ton setara dengan USD8,2 miliar atau Rp1.188 triliun.

Pertumbuhan tersebut tentu tidak akan tercapai tanpa kerjasama erat antara ICDX dengan lembaga kliring Indonesia Clearing House (ICH), partner, pialang, dan para pedagang. Saat ini ICDX bekerja dengan 31 pialang dan tujuh pedagang, serta berencana untuk menambah tujuh pialang lagi pada tahun ini.

“ICDX berharap dapat terus meningkatkan nilai transaksi kami pada tahun ini. Kami secara aktif berpartisipasi untuk memodernisasi dan mengembangkan segmen pasar baru seperti aset kripto, karbon kredit, dan komoditas strategis lainnya melalui mekanisme multilateral dengan tujuan untuk membuka akses ke aset baru yang aman dan transparan bagi investor, sekaligus mendorong perubahan penting dalam perekonomian Indonesia melalui inovasi pasar keuangan,” kata Chief Strategy Officer ICDX, Megain Widjaja.

Hadirnya instrumen derivatif dalam sistem keuangan negara akan memberikan kelengkapan infrastruktur dari pasar keuangan yang ada. Pendalaman pasar keuangan yang berkualitas akan memberikan dampak akselerasi ekonomi terhadap bisnis. Hal ini terjadi melalui pengelolaan manajemen risiko yang baik melalui instrumen derivatif di bursa komoditi seperti ICDX. Peningkatan bisnis melalui permodalan dengan biaya yang rendah dapat berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi negara, di mana nilai ekonomi yang tinggi terbentuk karena dilakukannya lindung nilai terhadap risiko.

BACA JUGA:   Medco Power Tandatangani Nota Kesepahaman

Sebagai bursa komoditi, ICDX memiliki visi untuk menjadi pusat perdagangan global dengan menghadirkan teknologi dan praktik terbaik di pasar Indonesia. ICDX menyediakan ekosistem yang terintegrasi dengan baik dan sangat terpercaya untuk perdagangan bursa, kliring komoditas, dan instrumen keuangan yang terintegrasi dengan ICH dan sistem logistik. Infrastruktur pasar komoditas yang terintegrasi ini merupakan dasar dari efisiensi dan manajemen risiko yang tinggi untuk industri perdagangan berjangka.

“Transparansi harga, kemudahan aksesibilitas, dan terjangkaunya instrumen derivatif melalui perdagangan multilateral dapat memberikan pendalaman pasar keuangan yang lebih luas kepada masyarakat. Hal ini tentu akan mendorong peningkatan partisipan yang terlibat dalam pasar. Sebagai lembaga kliring kami menerapkan transparansi dalam proses kliring transaksi melalui ICH. Kami juga telah memperoleh ISO 27001 untuk menjamin operasional keamanan dan manajemen risiko informasi di semua tingkatan,” kata President Director ICH, Nursalam.

Melalui ISO 27001, ICH akan melindungi kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan informasi. Hal ini meliputi sistem pemrosesan informasi, layanan atau infrastruktur, dan tempat penyimpanan informasi yang mempertimbangkan segala jenis risiko yang mungkin terjadi dan mekanisme penanggulangannya. Perlindungan aset informasi akan mendukung ICH dalam melaksanakan sistem dan memberi fasilitas kliring dan penyelesaian untuk transaksi di ICDX secara efektif.

Dalam rangka pengelolaan perusahaan, ICH selalu mengedepankan Etika dan Regulasi sebagai penerapan fungsi kepatuhan. ICH mengkombinasikan antara regulasi yang merupakan suatu kondisi untuk patuh pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, dengan adanya etika yang merupakan kesadaran individu pelaku bisnis dalam menjalankan praktik bisnisnya. Fungsi kepatuhan tersebut diimplementasikan dalam penerapan lima aspek utama Tata Kelola Perusahaan yang baik yakni berupa aspek Transparansi, Akuntabilitas, Responsibilitas, Independensi dan Kewajaran, serta Kesetaraan.

BACA JUGA:   Pertamina Borong 13 Penghargaan di Acara Oil and Gas Level Internasional ICIUOG 2023, Ini Rinciannya

ICDX dan ICH berkomitmen untuk terus berperan aktif mendukung rencana pemerintah dalam mengembangkan Perdagangan Berjangka Komoditi sebagai salah satu upaya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021, dengan terus berinovasi menghadirkan produk-produk multilateral baru yang banyak diminati pasar, dan memberikan keamanan serta jaminan transaksi dalam pasar.

ICDX mengapresiasi penuh usaha seluruh anggota serta dukungan pemerintah dan akan terus bersinergi bersama untuk mewujudkan PEN 2021 dan kemajuan industri PBK. ICDX juga akan melanjutkan edukasi kepada masyarakat untuk melakukan penetrasi pasar serta memperkenalkan perdagangan multilateral sebagai alternatif investasi melalui kerjasama dengan berbagai pihak sehingga dapat menjangkau berbagai kalangan, terutama generasi muda dan produktif.

Tags: ICDX
Previous Post

Terus Menguat: Keoptimisan Konsumen ke Perekonomian

Next Post

IHSG Alami Pengurangan Poin

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR