Jakarta, TopBusiness—PT PLN (Persero) terus berkomitmen menyediakan listrik yang andal, khususnya di rumah sakit dan tempat penanganan pasien Covid-19 selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di Jawa dan Bali. Komitmen ini pun ditopang oleh 3.940 personel yang siaga di seluruh wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.
Saat mengunjungi RSUP Dr. Sardjito di DI Yogyakarta, Wakil Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan bahwa sejauh ini tidak ada kendala pasokan listrik. “Komunikasi yang baik juga terjalin antara tim rumah sakit dengan PLN. Kendati demikian, untuk RSUP Dr Sardjito diakui banyak tim teknis di rumah sakit tersebut yang terpapar Covid-19, sehingga diharapkan ada dukungan dari PLN,” katanya dalam keterangan tertulis tadi pagi.
“Kedatangan kami bisa menjadi simbol kebersamaan, tantangan ini bukan untuk RSUP Sardjito saja tetapi seluruh komponen bangsa ini, termasuk PLN. Semua punya peran masing-masing dan punya satu misi agar bangsa ini bisa menghadapi tantangan yang luar biasa,” katanya.
Darmawan menambahkan situasi pandemi terkini tim di RSUP Sardjito menghadapi kondisi yang sangat menantang. Terlebih pasien terus berdatangan. Meski demikian, tim dari RSUP Dr Sardjito menurutnya terus memberikan yang terbaik. Untuk beberapa hal terkait kelistrikan yang belum tertangani menurutnya akan turut mendapat dukungan PLN.
Dari segi pasokan, PLN memastikan listrik di Jawa Tengah dan DIY dalam kondisi aman. Saat ini, kelistrikan Jateng-DIY memiliki daya mampu mencapai 6.002 megawatt (mw dengan beban puncak sekitar 3.960 mw, artinya masih terdapat cadangan daya sekitar 2.042 MW.
Selain kedua rumah sakit yang dikunjungi, PLN turut siaga mendukung 320 rumah sakit rujukan, di antaranya sebanyak 295 RS di Jawa Tengah dan 25 RS di DIY.
Tak hanya ribuan personel yang disiagakan, operasional petugas juga didukung oleh 377 kendaraan roda empat, 35 mobil PDKB, 4 unit UPS, 119 unit trafo mobile, serta 116 genset.
“Di tengah masa PPKM darurat, PLN menjamin layanan listrik ke masyarakat tidak akan terganggu,” kata dia.
