Jakarta, TopBusiness – Keluarga besar BUMN Klaster Pangan menggelar perayaan 1 Tahun AKHLAK yang dihadiri oleh 8.000-an partisipan secara virtual.
Acara ini digelar untuk menandai setahun perjalanan AKHLAK menjadi nilai budaya BUMN Klaster Pangan yang dinahkodai oleh PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau RNI.
Adapun 8 anggota BUMN Klaster Pangan antara lain PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero), PT BGR Logistics (Persero), Perum Perikanan Indonesia, PT Perikanan Nusantara (Persero), PT Sang Hyang Seri (Persero), PT Pertani (Persero), PT Garam (Persero), dan PT Berdikari (Persero).
1 Tahun AKHLAK BUMN Klaster Pangan mengukuhkan 18 Role Models dari 9 BUMN Klaster Pangan. Ke-18 Role Models ini bertugas menginternalisasi AKHLAK BUMN dan employee branding di lingkungan stakeholders.
Direktur Utama RNI, Arief Prasetyo Adi, pada peringatan 1 Tahun AKHLAK bersama BUMN Klaster Pangan, Kamis, 29 Juli 2021, mengatakan bahwa AKHLAK merupakan fondasi untuk keluarga BUMN Klaster Pangan.
Tujuannya yakni untuk pembentukan karakter keluarga besar insan BUMN Klaster Pangan, keseragaman budaya, Internalisasi dan spirit AKHLAK sebagai budaya kerja. “Nilai budaya AKHLAK akan menjadi pendorong kesuksesan BUMN Klaster Pangan untuk Go Global dengan target pembentukan holding September tahun ini,” kata Arief dalam keterangan resmi kepada TopBusiness.id.
Asisten Deputi Industri Pangan dan Pupuk Kementerian BUMN Zuryati Simbolon mengungkapkan, apresiasinya terhadap perayaan 1 tahun AKHLAK BUMN Klaster Pangan dengan pengukuhan 18 Role Models AKHLAK.
Menurutnya, penunjukan 18 Role Models AKHLAK ini merupakan salah satu upaya internalisasi dan menanamkan pemahaman kepada seluruh insan di BUMN Klaster Pangan tentang penerapan AKHLAK. Apalagi, lanjutnya, BUMN adalah motor penggerak perekonomian dan kesejateraan secara nasional. Oleh sebab itu, tindak lanjut AKHLAK ini dapat menjadi nilai dan pedoman serta menjadi identitas dan budaya bersama.
Ketua Forum Human Capital Indonesia (FHCI), Alexandra Askandar, menuturkan, perusahaan yang berhasil dan mampu bertahan lebih dari 100 tahun adalah perusahaan yang mengadaptasi core values atau nilai budaya. Ia mengapresiasi 1 Tahun AKHLAK yang sudah diimplementasikan oleh BUMN Klaster Pangan sebagai dasar perilaku dan karakter insan BUMN.
“It’s not the strongest of the species that survive nor the most intelligence but the one who responsive to change,” ungkap Alexandra yang juga merupakan Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk.
Assiten Deputi Bidang Manajemen SDM Kementerian BUMN Andus Winarno menuturkan, AKHLAK dapat dimulai sejak dini di lingkungan terkecil yakni keluarga. Hal ini dapat mendorong insan BUMN untuk menerapkannya ke skala yang lebih besar di area pekerjaan.
Turut hadir secara virtual dalam kesempatan tersebut Komisaris Utama RNI Bayu Krisnamurthi beserta jajaran Dewan Komisaris RNI, Direktur Utama PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) Nina Sulistyowati, Direktur Utama BGR Logistics M. Kuncoro Wibowo, Direktur Utama Perum Perikanan Indonesia Fatah Setiawan Topobroto, Direktur Utama PT Perikanan Nusantara (Persero) Sigit Muhartono, Direktur Utama PT Sang Hyang Seri (Persero) Karyawan Gunarso, Direktur Utama PT Pertani (Persero) Maryono, Direktur Utama PT Garam (Persero) Achmad Ardianto, Direktur Utama PT Berdikari (Persero) Harry Warganegara, Dan dihadiri juga jajaran Direksi Anak Perusahaan RNI Group.
BUMN Klaster Pangan kini memiliki 6 representative offices jaringan pemasaran internasional di China, Mesir, Taiwan, Dubai, Singapura dan Australia. Hal ini merupakan terobosan BUMN Klaster Pangan dalam mendorong perdagangan dalam rantai nilai global dan membantu pemulihan ekonomi nasional dari pandemi Covid-19.
Dengan hal ini, BUMN Klaster Pangan dapat mewujudkan ekosistem pangan unggul dan berdaya saing serta ciptakan mata rantai produk pangan nasional yang tertata dari hulu ke hilir. Tujuannya, mampu memenuhi ketersediaan pangan dalam negeri dan pasar global.
Pada sektor perikanan, ikan Indonesia juga diincar oleh mancanegara. BUMN Klaster Pangan berhasil mengeskpor ratusan ribu ton ikan ke Thailand, Taiwan, Tiongkok dan Jepang pada paruh pertama tahun ini. Produk yang diekspor yakni gurita dan ikan kembung.
Foto: Istimewa
