Jakarta, TopBusiness—Harga timah yang diperdagangkan di ICDX terpantau menunjukkan tren bullish sepanjang tahun 2021, di mana harga timah yang berkisar $21.000 pada awal tahun terus menanjak naik hingga menembus level di atas $35.000 pada penutupan semester 1 2021.
“Dari sisi volume, ekspor timah yang dilakukan melalui ICDX juga menunjukkan kinerja yang positif. Total volume ekspor pada semester 1 tahun ini mencapai 12.866,93 metrik ton atau naik 202% dibanding semester 2 tahun lalu,” kata analis dari ICDX, Girta Yoga, dalam riset mingguan yang diterima kemarinnya malamnya oleh wartawannya Majalah TopBusiness.
Meningkatnya permintaan timah di tengah isu ketatnya pasokan akibat pandemi Covid-19 yang kembali merebak di berbagai negara produsen utama timah, khususnya Asia, masih menjadi katalis utama yang menggerakkan harga timah.
“Sejauh ini, Indonesia yang merupakan produsen timah terbesar kedua dunia tidak mengalami kendala akibat pandemi Covid-19, namun, PT Timah Tbk selaku produsen timah terbesar di Indonesia, menyatakan bahwa akan tetap menjaga produksi tahun ini stabil di kisaran 31.000 hingga 34.00 ton,” kata Girta Yoga.
