Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG hingga sesi penutupan perdagangan Selasa (10/8/2021), di Bursa Efek Indonesia diproyeksikan stagnan.
Dalam riset harian dari Samuel Sekuritas Indonesia melalui website samuel.co.id, di Jakarta, hari ini, menyatakan, Pemerintah Putuskan Perpanjang PPKM.
Bursa AS ditutup bervariasi semalam. Dow Jones -0,3%, S&P 500 -0,09% dan NASDAQ +0,16%. Beberapa investor memutuskan untuk melakukan aksi ambil untung, antara lain karena kekhawatiran penyebaran varian Delta COVID-19.
Bursa utama Asia ditutup bervariasi kemarin. Hang Seng +0,4%, Shanghai +1,1%, Kospi -0,3%. IHSG turun 1,22% menjadi 6.127,5 dengan net foreign sell sebesar Rp694,4 miliar di pasar reguler. Aliran keluar asing terbesar dicatat BUKA (Rp 629,4 miliar) dan BABP (Rp 68,3 miliar), sedangkan aliran masuk asing terbesar dicatat BBCA (Rp 96,6 miliar) dan BANK (Rp 53,1 miliar). Indeks EIDO turun 1,66%. Indeks kepercayaan konsumen Indonesia turun menjadi 80,2 di bulan Juli (Sebelumnya: 107,4).
Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang PPKM Level 2-4, mulai 10-16 Agustus di Jawa dan Bali hingga 23 Agustus untuk wilayah di luar Jawa-Bali.
Pusat perbelanjaan seperti mall di DKI Jakarta, Bandung, Semarang dan Surabaya diperbolehkan buka dengan kapasitas maksimal 25%. Data pertumbuhan penjualan ritel Indonesia bulan Juni dijadwalkan akan dirilis hari ini (sebelumnya: 14,7% yoy).
Sebanyak 20.709 kasus baru COVID-19 dilaporkan di Indonesia pada Senin (8/9) (-21,6% harian) dengan 44.959 pasien sembuh (84,9% tingkat pemulihan) dan 448.508 kasus aktif. Sejauh ini, Indonesia telah mencatat total 3,68 juta kasus.
Update Vaksinasi Nasional. Per Senin (8/9), 50,6 juta orang telah menerima vaksin dosis pertama (+132,375 setiap hari) atau setara dengan 27,9% dari target (181,5 juta). Sementara itu, 24,2 juta orang telah menerima dosis kedua mereka (+434.701 setiap hari).
Pagi ini, indeks Nikkei dibuka positif 0,9%, sedangkan KOSPI turun 0,2%. “Kami memperkirakan IHSG akan stagnan hari ini,” demikian tertulis.
Foto: Rendy MR
