TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

OJK Sambut Baik Optimis Bank di 2014

Nurdian Akhmad
30 January 2014 | 15:21
rubrik: Finance

 

Bank di Jakarta (Dhit/BusinessNews)
Bank di Jakarta (Dhit/BusinessNews)

Jakarta, businessnews.id — Ketua Komisioner  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D. Hadad menyambut gembira RBB (rencana bisnis bank) 2014.  Sebab, sikap optimistis masih ditunjukkan industri perbankan dalam RBB itu.

Optimisme  itu, kata dia di Jakarta hari ini, terlihat  dari  rata-rata pertumbuhan kredit yang ditargetkan berkisar 17-18 persen. Adapun penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) ditargetkan bertumbuh 14 persen .”Rupanya optimistis perbankan masih terlihat,” kata dia.

Padahal, kata dia, Bank Indonesia (BI) memerkirakan bahwa pertumbuhan kredit perbankan di 2014 hanya akan berada di kisaran 15-17 persen.

Menurut Muliaman, pada 2014 kondisi permodalan di industri perbankan juga masih cukup baik, di tengah tekanan ekonomi global dan domestik yang banyak memengaruhi likuiditas perbankan. “Tahun ini pertumbuhan perbankan masih akan cukup baik karena permodalannya juga masih cukup baik,” ucapnya.

Namun demikian, lanjut Muliaman, pada 2014 konsentrasi OJK di industri perbankan akan terfokus pada ketersediaan likuiditas. “Concern kami di 2014 pada likuiditas perbankan dan berusaha meyakini industri agar likuiditas terjaga,” ujar Muliaman.

Terkait dengan kondisi tersebut, kata Muliaman, OJK meminta kepada bank-bank kecil untuk lebih cermat menjaga likuiditas. “Bank kecil diharapkan bisa menjaga likuiditas, agar persoalan ini tidak menjadi tekanan pada industri keuangan,” jelasnya. (ABDUL AZIZ/DHI)

BACA JUGA:   Kembali, Industri Asuransi Jiwa Catat Peningkatan Total Pendapatan Premi
Tags: likuiditas perbankan rencana bisnis
Previous Post

Menkeu: Neraca Perdagangan Desember 2013 Surplus USD 800 Juta

Next Post

Ford Mulai Produksi All-New Eco Sport di Thailand

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR