Jakarta, TopBusiness – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksi masih akan melanjutkan pelemahannya. Ha ini tak lepas dari masih adanya sentiment negatif yang menopang Indeks.
Menurut Head of Research Reliance Sekuritas Indonesia, Lanjar Nafi, secara teknikal pergerakan IHSG akan dikonfirmasikan pada support Moving Average 50 hari di kisaran 6.068.
Jika terjadi rebound pada level tersebut, makan akan menjadi titik balik pergerakan yang masih alami atau kea rah trend positif.
Namun, jika break out akan menjadi momentum jual dengan potensi terbentuknnya pola head and shoulders dengan indikasi pelemahan lanjutan hingga kembali uji MA200 dikisaran 5.979.
“Sehingga, indikator stochastic dan RSI bergerak pada momentum bearish mengiringi pergerakan tertekan dari indikator MACD yang alami negatif histogram,” jelas Nafan dalam proyeksinya, Rabu (18/8/2021).
Dengan kondisi tersebut, Lanjar memproyeksi, IHSG akan bergerak tertekan menguji support dengan rentang 6.020-6.110.
Sementara itu, investor akan menanti data neraca perdagangan untuk bulan Juli 2021. Aktivitas ekspor diperkirakan turun menjadi 30,2 persen dan impor diperkirakan turun menjadi 52,15 persen.
“Untuk itu, secara sentimen IHSG cenderung berpotensi tertekan pada perdagangan hari ini,” jelas Lanjar.
Di perdagangan sebelumnya, yakni Senin atau sehari sebelum libur Hari Kemerdekaan Indonesia, IHSG ditutup negatif di level 6.087,91, dengan aksi jual investor domestik mencapai Rp 555,3 miliar.
FOTO: Rendy MR
